Murid Kelas XI MAN 1 Yogyakarta Belajar dari Jejak Profesional Dunia

10 Apr 2026, 14:04 MAN 1 Yogyakarta 202

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) - MAN 1 Yogyakarta kembali menghadirkan ruang inspirasi melalui kegiatan Alumni Care & Share pada Jumat (10/4/2026) di aula lantai dua. Kegiatan ini diikuti murid kelas XI sebagai bagian dari penguatan karakter dan motivasi menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Kepala madrasah, Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya integritas sebagai fondasi utama kesuksesan. “Jika ingin menjadi pribadi yang sukses, yang harus kita kuatkan adalah integritas. Konsistensi dalam bertindak sangat perlu,” ujarnya. Ia mengingatkan murid untuk menjaga kejujuran dalam hal sederhana, seperti tidak menyontek saat ulangan dan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan tugas. Menurutnya, kesuksesan bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari perencanaan dan usaha yang konsisten.

Paparan utama disampaikan Danny Septriadi, S.E., M.Si., LL.M Int. Tax., CHP., pendiri Danny Darussalam Tax Center (DDTC) yang dikenal sebagai salah satu pakar transfer pricing dunia. Ia pernah masuk daftar World’s Leading Transfer Pricing Advisers dan aktif mengajar di berbagai perguruan tinggi.

Di hadapan para peserta, Danny menekankan pentingnya membangun kebiasaan membaca sebagai fondasi kepemimpinan. “Today’s reader is tomorrow’s leader,” katanya. Menurutnya, membaca merupakan bentuk tanggung jawab profesional yang tidak pernah berakhir.

Ia bahkan mengungkapkan, dalam proses rekrutmen karyawan, pertanyaan yang diajukan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga kebiasaan membaca. Hal itu dinilai mencerminkan kualitas berpikir dan komitmen seseorang terhadap pengembangan diri.

Danny juga mengangkat konsep marshmallow effect, yakni kemampuan menunda kepuasan demi hasil yang lebih besar di masa depan. Ia mengingatkan bahwa kehidupan adalah infinite game, permainan jangka panjang yang menuntut ketekunan dan visi ke depan.

“Berpikirlah jangka panjang,” tandasnya.

Menurutnya, kesuksesan tidak hanya diukur dari aspek finansial, tetapi juga reputasi, integritas, serta dampak bagi masyarakat. Ia menyebut empat fondasi penting dalam perjalanannya, yakni doa, dukungan keluarga, riset, dan kerja keras.

Melalui lembaga yang dipimpinnya, Danny juga mendorong lahirnya generasi yang memberi manfaat. Program beasiswa yang diberikan tidak hanya bertujuan membantu individu, tetapi juga mendorong penerimanya untuk mengembalikan ilmu kepada masyarakat.

Sesi diskusi berlangsung dinamis. Murid mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara beradaptasi di luar negeri, keluar dari zona nyaman, hingga strategi menggali minat dan bakat sejak dini.

Kegiatan ini menegaskan bahwa keberhasilan bukanlah sesuatu yang instan. Ia dibangun dari kebiasaan yang dijaga secara konsisten seperti; membaca, belajar, menjaga integritas, serta berani berpikir jangka panjang. (dee)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

MAN 1 Yogyakarta Gelar Gerakan Aksi Bergizi, Dorong Remaja Hidup Sehat dan Bebas Anemia
02 Oct 2026, 14:42

Merayakan Kota dengan Budaya, MAN 1 Yogyakarta Semarakkan Karnaval Pelajar HUT ke-270
02 Oct 2026, 14:29

MAN 1 Yogyakarta Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Kebersamaan
02 Oct 2026, 14:13

165 Talenta Madrasah Adu Nalar di OMI Tingkat Provinsi DIY 2026
02 Oct 2026, 13:01

MAN 1 Yogyakarta Jadi Tuan Rumah OMI-PKM DIY 2026, Madrasah Didorong Tak Sekadar Jadi Penonton
02 Oct 2026, 12:19

Translate this website: