Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Keseruan lomba memasak olahan daging sapi dalam rangka Iduladha 1447 H di MAN 1 Yogyakarta tidak berhenti pada kreativitas mengolah hidangan. Setelah area memasak dipenuhi aktivitas sejak pagi, para murid kembali diuji melalui lomba kebersihan dan kelengkapan kelas serta kebersihan area memasak, Jumat (29/05/2026) hingga pukul 11.00 WIB atau sebelum solat Jum’at dimulai.
Kegiatan Lomba Kebersihan Kelas menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Iduladha di MAN 1 Yogyakarta. Panitia menilai bahwa kelas yang digunakan murid sebagai bagian dari aktivitas lomba memasak tentu berpotensi menjadi kurang rapi dan kotor. Oleh karena itu, lomba kebersihan dihadirkan sebagai bentuk pendidikan karakter agar murid tidak hanya mampu berkreasi, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan belajar mereka.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu membangun kesadaran murid terhadap pentingnya menjaga lingkungan belajar yang sehat dan nyaman.
“Kebersihan kelas bukan sekadar urusan fisik, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab. Melalui kegiatan seperti ini, murid belajar bahwa lingkungan belajar yang baik harus dijaga bersama,” ungkap Edi.

Koordinator lomba, Hj. Latifah Rahmawati, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk menanamkan budaya disiplin dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan madrasah. Menurut Latifah, melalui lomba ini, murid belajar bahwa menjaga kebersihan adalah bagian dari tanggung jawab bersama.
“Setelah menikmati proses memasak dan kegiatan Iduladha, mereka juga harus mampu mengembalikan area memasak dan ruang kelas menjadi bersih, nyaman, dan tertata kembali,” ujar Latifah.
Dalam lomba tersebut, murid diminta membersihkan area memasak dan kelas masing-masing dengan membawa perlengkapan tambahan secara mandiri apabila fasilitas kebersihan belum mencukupi. Penilaian tidak berfokus pada dekorasi atau hiasan kelas, melainkan pada aspek kebersihan dan kelengkapan administrasi kelas.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian juri antara lain kebersihan lantai, kaca, ventilasi, langit-langit, papan tulis, meja dan kursi, hingga kebersihan dinding kelas. Selain itu, panitia juga menilai kelengkapan administrasi seperti buku presensi, buku kemajuan kelas, bank data kelas, keberadaan simbol kenegaraan, jam dinding, serta perlengkapan kebersihan kelas.
Panitia akan memilih juara 1, 2, dan 3 dari seluruh kelas X dan XI berdasarkan hasil penilaian menyeluruh. Meski berbentuk kompetisi, kegiatan ini tetap mengedepankan nilai edukatif dan semangat kebersamaan antarwarga madrasah. Melalui Lomba Kebersihan dan Kelengkapan Kelas, MAN 1 Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya madrasah yang bersih, tertib, dan berkarakter, sekaligus menanamkan bahwa tanggung jawab terhadap lingkungan dimulai dari ruang kelas sendiri. (luf)