Menapaki Mimpi dari Kelas PK, Dava Lolos SPAN PTKIN dan Menemukan Arah di Perbankan Syariah

14 Apr 2026, 13:27 MAN 1 Yogyakarta 43

this used to be photo

Pagi itu, ruang kelas Pendidikan Keagamaan (PK) di MAN 1 Yogyakarta berjalan seperti biasa. Namun bagi Dava Rizky Fadillah, murid kelas XII PK 1, perjalanan belajar di ruang sederhana itu perlahan membawanya pada satu titik penting: diterima di program studi Perbankan Syariah melalui jalur SPAN PTKIN di UIN Raden Intan Lampung.

Lahir di Lampung Selatan, 19 November 2007, Dava tumbuh dengan cita-cita sederhana—menjadi seorang dosen. Ia belum benar-benar menentukan bidang apa yang akan digelutinya kelak. Namun, satu hal yang pasti, ia ingin terus berada di dunia pendidikan, belajar, dan berbagi ilmu.

Perjalanan menuju titik itu bukan tanpa proses. Sejak awal, Dava telah menyiapkan langkah. Jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN) menjadi pilihannya karena menitikberatkan pada nilai rapor dan rekam jejak prestasi.
“Saya memang sudah merencanakan untuk mendaftar melalui jalur SPAN PTKIN. Karena itu, saya berusaha menjaga nilai tetap stabil dan aktif mengikuti lomba, terutama di bidang keagamaan,” ujar Dava.

Di balik rutinitas sekolah, ia membangun kebiasaan belajar yang konsisten. Membaca materi sebelum dan sesudah pelajaran, hingga membiasakan diri menambah wawasan dari berbagai sumber, menjadi bagian dari kesehariannya. Ia percaya, kedisiplinan kecil yang dilakukan berulang akan memberi dampak besar.

Namun, perjalanan tidak selalu berjalan lurus. Menjelang pendaftaran, Dava sempat diliputi keraguan dalam menentukan pilihan program studi. Latar belakangnya di kelas PK membuatnya sempat mempertimbangkan jurusan yang lebih linier, seperti Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
“Sempat ragu, apakah harus memilih yang linier atau tidak. Tapi setelah berdiskusi dengan orang tua, saudara, dan guru BK, saya kembali ke pilihan yang memang saya minati,” katanya.
Pilihan itu akhirnya jatuh pada Perbankan Syariah. Bagi Dava, bidang tersebut bukan hanya memiliki prospek yang menjanjikan, tetapi juga sesuai dengan ketertarikannya pada dunia keuangan berbasis syariah.

Ia kemudian memilih dua perguruan tinggi sesuai ketentuan SPAN PTKIN: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Raden Intan Lampung. Meski sempat berharap diterima di Yogyakarta, takdir membawanya kembali ke tanah kelahiran.
“Alhamdulillah saya diterima di UIN Raden Intan Lampung. Memang ada sedikit rasa kecewa karena tidak lolos di pilihan pertama, tapi saya tetap bersyukur karena ini juga mendekatkan saya dengan keluarga,” ujarnya.

Respons keluarga pun hangat. Sejak awal, keputusan yang diambil Dava merupakan hasil diskusi bersama, sehingga keberhasilannya menjadi kebahagiaan bersama. Bagi Dava, capaian ini bukan sekadar hasil akhir, melainkan bagian dari proses panjang memahami diri sendiri, tentang minat, pilihan, dan keberanian mengambil keputusan.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., melihat keberhasilan tersebut sebagai refleksi dari proses pendidikan yang berjalan. Ia mengapresiasi langkah murid yang berani mengambil jalur seleksi berbasis prestasi.
“Keberhasilan Dava dan murid lainnya melalui jalur SPAN PTKIN menunjukkan bahwa kerja keras dan konsistensi belajar memberikan hasil yang nyata. Kami bangga karena mereka mampu menunjukkan kualitasnya tanpa melalui jalur tes tertulis,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi murid lain untuk lebih percaya diri dalam merencanakan masa depan.
“Semoga ini menjadi pemantik semangat bagi murid lain untuk terus berusaha, menjaga prestasi, dan berani mengambil peluang yang ada,” kata Edi.

Kini, langkah Dava membawa cerita baru. Dari ruang kelas PK di Yogyakarta menuju kampus di Lampung, ia melanjutkan perjalanan yang masih panjang. Mimpi menjadi dosen mungkin belum sepenuhnya terpetakan, tetapi arah itu perlahan mulai terbentuk dari keberanian memilih, dan kesediaan untuk terus belajar. (wk)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

300 Pendaftar Padati MAN 1 Yogyakarta di Hari Kedua Penyerahan Berkas PMB
15 Apr 2026, 07:22

Dimulai dari Langkah Kecil, Tiga Murid MAN 1 Yogyakarta Lolos Seleksi Duta GenRe
14 Apr 2026, 15:39

Murid MAN 1 Yogyakarta Raih Juara 1 Lomba Short Video Tingkat Nasional
14 Apr 2026, 14:36

Menapaki Mimpi dari Kelas PK, Dava Lolos SPAN PTKIN dan Menemukan Arah di Perbankan Syariah
14 Apr 2026, 13:27

Matahari Jelita Raih Juara 1 Storytelling, Harumkan Nama MAN 1 Yogyakarta
14 Apr 2026, 10:28

Translate this website: