Yogyakarta (MAN 1 Yogya) - Gelombang pendaftar belum surut di hari kedua Pendaftaran Murid Baru (PMB)-MAN 1 Yogyakarta, Selasa (14/04/2026). Langkah-langkah calon murid dan orang tua masih dengan membawa berkas pendaftaran terus mengalir, membawa harapan yang sama yaitu mendapatkan tempat terbaik untuk masa depan. Suasana ini menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya menjadi pilihan, tetapi juga tujuan yang diperjuangkan dengan kesungguhan.
Hingga penutupan layanan pada pukul 15.00 WIB, tercatat sebanyak 300 berkas pendaftaran diterima oleh panitia. Jumlah ini menegaskan bahwa minat terhadap pendidikan di MAN 1 Yogyakarta tetap tinggi di tengah persaingan yang semakin ketat. Seperti hari pertama, suasana pelaksanaan PMB tetap berlangsung dinamis. Sejak pagi hari, para pendaftar bersama orang tua tampak datang silih berganti, menunjukkan keseriusan mereka dalam mempersiapkan masa depan pendidikan yang lebih baik. Interaksi hangat antara panitia dan pendaftar juga turut menciptakan suasana yang tertib sekaligus humanis.
PMB-MAN 1 Yogyakarta tetap memberlakukan alur pendaftaran yang tertib dan terstruktur seperti di hari pertama. Setiap pendaftar terlebih dahulu melalui proses pemeriksaan berkas di bagian frontliner untuk memastikan kelengkapan administrasi. Selanjutnya, berkas diverifikasi oleh petugas khusus. Setelah seluruh tahapan selesai, peserta dipersilakan meninggalkan lokasi dengan tertib. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan kesalahan sekaligus memberikan kepastian bagi setiap pendaftar.

Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S. Ag., S. Pd., M. Pd., menilai bahwa konsistensi jumlah pendaftar di hari kedua mencerminkan kepercayaan yang berkelanjutan dari masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi madrasah untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan.
“Setiap pendaftar yang datang membawa harapan besar. Kami ingin memastikan bahwa proses seleksi ini berjalan secara adil, transparan, dan tetap mengedepankan nilai-nilai madrasah. Bagi kami, kualitas jauh lebih utama daripada sekadar jumlah,” tuturnya.
Ia juga berharap proses ini mampu menjaring peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Ketua panitia PMB Yudistoro Adhi Nugroho, S. S., menyampaikan bahwa hari kedua menjadi momen penting untuk memastikan kualitas layanan tetap terjaga. Profesionalitas panitia menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Yudistiro juga menekankan pentingnya konsistensi kerja tim dalam menghadapi jumlah pendaftar yang terus berdatangan. Ia memastikan bahwa panitia berupaya menjaga ritme pelayanan agar selalu optimal.
“Hari kedua ini memberi kami kesempatan untuk lebih teliti dalam proses verifikasi, sehingga setiap berkas yang masuk benar-benar sesuai dengan ketentuan,” ungkap Yudistiro.
Pelaksanaan hari kedua ini semakin menegaskan bahwa MAN 1 Yogyakarta tidak hanya menjadi tujuan pendidikan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi yang siap berkembang dengan potensi, karakter, dan nilai-nilai keislaman yang kuat. Dari setiap berkas yang masuk, tersimpan cerita tentang cita-cita, kerja keras, dan keyakinan akan masa depan yang lebih baik. (luf)