Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Tiga murid MAN 1 Yogyakarta berhasil lolos mewakili PIK-R Exalta dalam seleksi Duta Generasi Berencana (GenRe). Tiga murid tersebut, yaitu Nabielah Nihlatul Maula, Zida Fariha Azzahra, dan Carissa Aqila Azalia. Pengumuman tahap finalis diumumkan pada hari Jumat (10/4/26) setelah melalui tahap seleksi tes wawancara dan tes minat bakat.
Proses seleksi Duta GenRe sendiri melalui beberapa tahapan, dari tes seleksi wawancara dan tes minat bakat, pengumuman finalis, karantina, serta puncaknya di grand final nanti. Proses ini dimulai dari langkah kecil mereka untuk memberanikan diri keluar dari zona nyaman, mencoba tantangan baru, dan perjalanan menemukan jati diri. Mereka bertemu dengan banyak rekan hebat yang memiliki visi sama untuk kemajuan remaja.
Perjuangan untuk sampai tahap ini tentu tidak mudah. Mereka terus berupaya menggali dan mengeksplorasi wawasan baru, serta menjaga pikiran tetap terbuka terhadap masukan maupun kritik. Bagi mereka, setiap langkah proses seleksi bukan sekedar kompetisi, melainkan ruang untuk tumbuh dan memperkaya perspektif mengenai remaja dan permasalahannya. Proses ini bukan hanya soal gelar, tetapi tentang proses mendewasakan pikiran.
Untuk persiapan tahap selanjutnya, akan dilakukan dengan cukup komprehensif yang mencakup aspek wawasan maupun aksi nyata. Mereka akan menjalani latihan rutin selama satu bulan penuh untuk mengasah kemampuan public speaking, kemampuan substansi GenRe, serta fokus pada program bakti GenRe dan pengabdian masyarakat sebagai wujud nyata kontribusi sebelum nantinya melangkah ke babak grand final.
“Untuk teman-teman remaja, jangan pernah takut untuk memulai sesuatu yang baik. Terkadang, keterbatasan kita hanyalah ketakutan yang kita buat sendiri. Jadilah remaja yang bermakna karena sekecil apapun langkah kita untuk mengabdi, itu akan memberikan dampak bagi lingkungan sekitar,” ujar Nabielah.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian tiga murid yang berhasil lolos seleksi Duta GenRe.
“Kami bangga atas keberanian dan semangat mereka dalam mengikuti seleksi ini. Keikutsertaan dalam ajang seperti Duta GenRe bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang proses pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kemampuan berkomunikasi sebagai generasi muda,” ungkapnya. (skn)