Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Pada Senin (19/10/2026) pukul 15.45 WIB, KIR LIBA kembali melaksanakan Latihan Rutin di Laboratorium Biologi MAN 1 Yogyakarta. Namun, Latihan Rutin kali ini terasa sedikit berbeda dari biasanya. Jika pada pertemuan sebelumnya materi dipaparkan oleh pelatih, kali ini KIR LIBA tidak mendatangkan pelatih untuk menyampaikan materi kepada seluruh anggota.
Sebagai gantinya, hadir Suci Ambar Wati, S.Pd selaku Pegawai Kesiswaan di MAN 1 Yogyakarta. Ia memberikan pembinaan terkait perkembangan riset yang perlu dilakukan secara lebih intens demi kemajuan MAN 1 Yogyakarta. Selain itu, ia juga membimbing para anggota dalam pengelompokan minat dan bakat pada bidang MST (Matematika, Sains, dan Teknologi), ISH (Ilmu Sosial dan Humaniora), serta Penerapan.
Suci turut memberikan saran bagi anggota yang sedang berjuang dalam lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan penulisan esai, serta bagi murid yang baru ingin mencoba mengikuti lomba-lomba tersebut. “Peraih medalis itu yang bisa menganalisis dan bisa menyelesaikan permasalahan di sekitar, engga perlu terlalu teoritis, perbanyak praktik aja,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penguatan riset perlu dilakukan secara berkelanjutan agar murid tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan dan solusi atas persoalan di lingkungan sekitar.
“Madrasah mendukung murid untuk terus mengembangkan kemampuan riset, berpikir kritis, dan berani mencoba hal baru. Saya berharap KIR LIBA menjadi ruang bagi murid untuk menggali potensi, mengasah kreativitas, serta menghasilkan karya yang bermanfaat. Prestasi tentu penting, tetapi proses belajar, ketekunan, dan kemampuan memberikan solusi nyata juga menjadi bagian penting dari perjalanan riset,” ungkapnya.
Melalui pembinaan ini, anggota dan BPH KIR LIBA diharapkan lebih termotivasi dan bersemangat dalam mendalami riset serta penelitian demi memajukan MAN 1 Yogyakarta di bidang tersebut. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong murid-murid untuk terus berusaha dalam berbagai lomba karya tulis dan tidak menyerah menghadapi tantangan yang ada. (cha)