Yogyakarta (MAN 1 Yogya) - Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda melalui kegiatan pembinaan bertajuk “Stay Safe and Clean Minds: Mewujudkan Generasi Muda yang Sehat dan Berdaya Bermanfaat.” Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya preventif sekaligus edukatif dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi pemuda di era modern.
Acara yang diikuti oleh perwakilan pelajar SMA/SMK/MA, mahasiswa, serta komunitas kepemudaan se- Kota Yogyakarta ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, menjauhi perilaku berisiko seperti bahaya narkoba,miras,obat-obat terlarang, serta membangun pola pikir positif dalam kehidupan sehari-hari.

Narasumber kegiatan ini diantaranya : Solihul Hadi,SH,M.KN (sekrtaris komisi D DPRD kota Yogyakarta), Luk Luk Sihjati,S.IP, M.Si ( BNN kota Yogyakarta) , Raden Ajeng Cintya Paramastri ( Ketua DPD KNPI Kota Yogyakarta) dan Wahyu Bintari,S.Psi, M.Psi (Motivator)
Wakil Walikota Yogyakarta Wawan Darmawan,SE MM dalam sambutannya menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali tidak hanya dengan pengetahuan, tetapi juga dengan kesadaran akan pentingnya hidup sehat, bersih dari pengaruh negatif, serta memiliki integritas yang kuat,serta penguatan karakter peserta juga diajak untuk berdiskusi secara aktif dan berbagi pengalaman terkait tantangan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.
Salah satu peserta dari MAN 1 Yogyakarta Nadiyah Dzul Alfi Fahma kelas XA mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru sekaligus motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Kami jadi lebih sadar pentingnya menjaga diri, baik secara fisik maupun mental, agar bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan,” ujarnya.
Kepala MAN 1 Yogyakarya Edi Triyanyo,S.Ag,S.Pd M.Pd menyatakan hasil kegiatan ini, diharapkan dapat ditularkan ke murid-murid yang lain sehingga mereka tidak hanya mampu menjaga diri dari pengaruh negatif saja, tetapi juga menjadi generasi yang sehat, produktif, dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah nyata dalam menciptakan generasi muda Yogyakarta yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan. (Sup)