Yogyakarta (MAN 1 Yogya) - Sebagai bagian dari proses kaderisasi, Kelompok Ilmiah Remaja Ulil Albab (KIR LIBA) melaksanakan kegiatan Pelantikan Anggota Baru pada Sabtu (13/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 43 calon anggota baru KIR LIBA dan berlangsung dengan penuh makna dan antusias.
PAB pada tahun ini mengusung tema "Simfoni Kawruh: Harmoni Langkah Peneliti Muda." Tema ini menggambarkan bahwa menjadi anggota KIR LIBA bukan hanya mempelajari ilmu pengetahuan terutama pada bidang riset tetapi juga menyelaraskan logika, karakter, kreativitas, dan kerja sama. Setiap anggota KIR LIBA diibaratkan sebagai nada dan seluruh peserta adalah simfoni yang indah ketika mereka bersatu dalam satu tujuan.
Acara diawali dengan sambutan dari Bapak Baidhowi, S.Pd., selaku Pembina KIR LIBA, kemudian dilanjutkan sambutan dari Kinanti Pinaring Gusti selaku Ketua Umum KIR LIBA. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat diikuti dengan sungguh-sungguh dan memberikan makna bagi seluruh peserta. "Harapan saya adalah agar teman-teman dapat mengikuti kegiatan ini dengan sangat baik, dimaknai dengan baik, dan semoga setelah kegiatan ini teman- teman bisa mengerti makna kerja sama, kreativitas yang nantinya akan diterapkan pada saat teman teman pelajaran atau berorganisasi apa arti kerja sama dan kreativitas," ujarnya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD). Pada sesi ini, peserta mendiskusikan beberapa mosi yang telah diberikan, kemudian mempresentasikan hasil diskusi mereka. Kegiatan ini menjadi sarana bagi peserta untuk melatih keberanian berpendapat, berpikir kritis, serta bekerja sama dalam kelompok.
Di tempat terpisah, Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd memberikan arahannya. “Menjadi bagian dari KIR LIBA berarti siap berproses, belajar, dan berkontribusi. Saya berharap anggota baru dapat menjadikan organisasi ini sebagai wadah untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menumbuhkan kreativitas, serta memperkuat karakter. Jangan berhenti pada pelantikan, tetapi teruslah berkarya dan menghasilkan ide-ide yang bermanfaat bagi madrasah, masyarakat, bahkan bangsa," tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab dalam berorganisasi. "Kerja sama yang baik akan melahirkan karya besar. Kreativitas yang terarah akan melahirkan solusi. Mari jadikan KIR LIBA sebagai laboratorium ide dan inovasi yang membanggakan MAN 1 Yogyakarta," tambahnya.
Kegiatan berikutnya adalah pengenalan dan sejarah organisasi KIR LIBA dilanjutkan dengan Jejak Harmoni, yaitu aktivitas berpindah dari satu pos ke pos lainnya yang telah disediakan oleh panitia. Dalam kegiatan ini, peserta diajarkan cara menyusun strategi, berkomunikasi secara efektif, serta memperkuat kerja sama tim.
Salah satu Peserta kegiatan, Jeffri Pramudya, menyampaikan kesan dan pesan mengenai kegiatan tersebut. "Kegiatanya seru banget, apalagi saat Jejak Harmoni. Kita jadi lebih bersemangat dalam berdiskusi dan menyusun strategi sambil jalan-jalan." jelasnya.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pelantikan anggota baru yang berlangsung dengan khidmat. Para peserta secara resmi dilantik menjadi anggota KIR LIBA setelah mengucapkan ikrar sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab dalam berorganisasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota baru KIR LIBA dapat aktif berkontribusi, mengembangkan potensi diri, serta membawa semangat positif bagi organisasi ke depannya. (hly)