Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Kesuksesan menghadapi Tes Kompetensi Akademik (TKA) tidak dibangun secara instan, melainkan melalui persiapan yang terencana sejak dini. Berangkat dari kesadaran tersebut, MAN 1 Yogyakarta menggelar kegiatan sosialisasi dan motivasi menuju TKA dan persiapan studi lanjut ke perguruan tinggi. Bekerja sama dengan Ganesha Operation, sebuah bimbingan belajar yang populer dan berkualitas, kegiatan digelar di kelas masing-masing, Senin (27/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 12.30 -15.00 WIB ini menjadi bagian dari strategi madrasah dalam membekali murid kelas XI dengan pemahaman komprehensif mengenai TKA, sekaligus menumbuhkan kesiapan mental dan akademik sejak awal menuju perguruan tinggi. Antusiasme murid terlihat jelas sepanjang kegiatan, menandakan tingginya kesadaran akan pentingnya persiapan menghadapi tantangan akademik di masa depan. Selama kegiatan berlangsung, murid menunjukkan kedisiplinan, keterlibatan aktif, serta respons yang positif terhadap materi yang disampaikan.
Materi sosialisasi disampaikan oleh para tutor Ganesha Operation. Materi dirancang secara komprehensif dan aplikatif, mencakup berbagai aspek penting terkait TKA. Murid diperkenalkan pada informasi mendasar seperti jadwal pelaksanaan dan tujuan TKA, hingga aspek yang lebih teknis seperti cakupan materi ujian, karakteristik soal, serta strategi efektif dalam mengerjakan soal. Para tutor adalah orang-orang yang berpengalaman dalam mempersiapkan para murid menuju berbagai ujian sekolah maupun masuk perguruan tinggi. Tidak hanya itu, murid juga diajak untuk memahami pentingnya manajemen waktu, konsistensi belajar, serta kesiapan mental dalam menghadapi ujian.
Pendekatan yang komunikatif dan interaktif membuat suasana kegiatan menjadi hidup, sehingga murid dapat lebih mudah memahami dan menginternalisasi informasi yang diberikan. Sebagai mitra dalam kegiatan ini, Ganesha Operation menghadirkan pengalaman dan keahlian dalam bidang bimbingan belajar yang telah teruji. Dengan mengombinasikan metode pembelajaran tatap muka dan pemanfaatan teknologi digital, lembaga ini memberikan gambaran nyata tentang pola belajar yang adaptif di era modern. Kehadiran Ganesha Operation diharapkan tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga menginspirasi murid untuk mengembangkan strategi belajar yang lebih efektif, terukur, dan berorientasi pada hasil.
.jpeg)
Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S. Ag., S. Pd., M. Pd., dalam pernyataannya menegaskan, bahwa MAN 1 Yogyakarta menyadari bahwa kesiapan menghadapi TKA tidak bisa dibangun secara instan. Edi juga menjelaskan bahwa madrasah berkomitmen untuk memberikan pembekalan sejak dini, agar murid memiliki pemahaman yang kuat dan strategi belajar yang tepat.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar kami dalam mengantarkan murid meraih masa depan akademik yang lebih baik,” terang Edi.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Wakhid Hasyim, M.A., menambahkan bila berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, persiapan yang matang memberikan hasil yang sangat memuaskan.
“Tahun ini, kami ingin meningkatkan capaian tersebut dengan memperkuat literasi TKA sejak kelas XI, sehingga murid tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga lebih percaya diri dalam menghadapi setiap tahapan seleksi,” ujar Wakhid.
Sebagaimana pada pelaksanaan TKA tahun 2025, persiapan yang terstruktur dan berkelanjutan terbukti memberikan dampak positif terhadap capaian murid. Keberhasilan tersebut menjadi pijakan penting bagi MAN 1 Yogyakarta untuk terus meningkatkan kualitas program pembinaan akademik, baik melalui penguatan materi, pendampingan belajar, maupun kolaborasi dengan pihak eksternal yang kompeten.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Yogyakarta berharap dapat menanamkan kesadaran bahwa keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga oleh kesiapan, strategi, dan ketekunan. Dengan bekal informasi, motivasi, dan arah yang jelas, murid diharapkan mampu melangkah lebih percaya diri dalam menghadapi TKA serta meraih peluang terbaik dalam perjalanan akademik mereka di masa mendatang. (luf)