Asah Ketangkasan dan Sinergi di Lomba Ball-In Pitulasan MAN 1 Yogyakarta

18 Aug 2025, 06:53 MAN 1 Yogyakarta 290

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 Yogyakarta) – Rangkaian perayaan “Pitulasan” MAN 1 Yogyakarta kembali diwarnai dengan lomba yang memadukan fokus, ketangkasan, dan koordinasi. Lomba Ball-In yang digelar di depan lobby MAN 1 Yogyakarta pada Rabu (13/08/2025) ini mempertemukan tim-tim terbaik dari tiap kelas dalam adu strategi memindahkan bola dengan teknik yang unik dan penuh tantangan.

Empat perwakilan dari setiap kelas memegang tali di keempat sisi nampan. Tugas mereka adalah menjatuhkan bola dari nampan ke wadah di bawahnya melalui lubang yang tersedia. Namun kenyataannya dibutuhkan koordinasi, kesabaran, dan konsentrasi tingkat tinggi agar bola bisa masuk sesuai target. Dalam satu match pertandingan terdapat tiga kelas dan masing-masing berdurasi tiga menit. Setiap bola yang berhasil masuk melalui lubang bernilai satu poin, sementara bola yang jatuh di luar lubang tidak dihitung.

Peserta baru diperbolehkan memegang tali setelah aba-aba dimulai, wajib mengenakan sepatu, dan tidak diperkenankan menyentuh nampan langsung. Keterlambatan lebih dari lima menit dari jadwal tanding berujung diskualifikasi. Semua peserta juga diminta hadir sepuluh menit sebelum giliran bermain untuk persiapan.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menanggapi positif penyelenggaraan lomba Ball-In sebagai bagian dari rangkaian Pitulasan. Menurutnya, lomba ini bukan hanya menghibur, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai penting dalam kerja tim.

“Ball-In adalah contoh permainan sederhana yang menyimpan pelajaran besar. Di balik tantangan memindahkan bola, ada proses belajar tentang kesabaran, komunikasi, dan koordinasi. Setiap peserta harus mampu menyesuaikan diri, mendengarkan, dan bergerak selaras dengan timnya. Inilah keterampilan hidup yang sangat relevan bagi generasi muda,” ujar Edi Triyanto.

Lomba Ball-In menjadi momen penuh tawa dan ketegangan. Setiap goyangan kecil pada tali dapat menentukan nasib bola, membuat sorakan penonton semakin riuh. Selain menguji ketangkasan, lomba ini membuktikan bahwa komunikasi dan kekompakan tim menjadi kunci kemenangan. (sha)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

Bersama Mapalaska, KPGR Lebah Gunung Gelar Latihan Single Rope Technique
08 Feb 2026, 07:28

Pengajian Keluarga Besar MAN 1 Yogyakarta: Hidup Ini Adalah Nikmat Allah
08 Feb 2026, 07:13

Mengelola Gagal sebagai Bagian dari Pendidikan Karakter
07 Feb 2026, 21:11

Salurkan Minat dan Bakat, Pramuka MAN 1 Yogyakarta Undang Satuan Karya Pramuka
07 Feb 2026, 21:09

Pendampingan Penulisan Artikel Asah Daya Nalar Murid Kelas X MAN 1 Yogyakarta
07 Feb 2026, 21:01

Translate this website: