Siswa Madrasah Wajib Bisa, MAN 1 Yogya Gelar Praktik Perawatan Jenazah

05 Mar 2020, 06:25 MAN 1 Yogyakarta 966

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 YK)—Seiring perkembangan zaman, banyak didapatkan di lingkungan masyarakat penyedia jasa perawatan jenazah. Semuanya sudah tersedia, tinggal telepon dan bayar, masalah sudah beres. Namun tanpa disadari hal tersebut menggeser sisi lain, yakni motivasi seorang muslim untuk mempelajari syariat dan mengamalkannya, bahkan mereka lebih mengandalkan biro jasa daripada belajar agama dan syariat mereka sendiri.

Karena itu, untuk membekali para siswa agar mampu berperan di masyarakat, maka MAN 1 Yogyakarta menyelenggarakan Praktik Perawatan Jenazah untuk kelas X, Kamis ( 5/3/2020) pagi, di Masjid Al-Hakim.

Para siswa (putra) menempati masjid lantai 2, terdiri 5 kelompok, dengan pembimbing Drs. H. Charis Munandar, M.Pd. Sementara itu, siswa (putri) menempati lantai 1, terdiri 5 kelompok dengan pembimbing Yayuk Istirokhah, S.Ag.

“Masih adakah, di antara ananda yang mempunyai kepedulian untuk mengurusi perawatan jenazah. Sekarang ini semuanya serba ada penyedia jasa, tinggal call dan bayar,” ujar Charis Munandar mengawali penjelasannya.

“Kalau sampai ada jenazah dalam suatu kampung, hingga tidak terurus, maka semua yang tinggal di situ akan berdosa,” ungkapnya.

Lanjut Charis, mengurus jenazah; mulai memandikan jenazah, mengafani, menyalatkan, menyediakan liang lahat, hingga proses menguburnya merupakan fardhu kifayah. Artinya menurut Charis, status hukum dari sebuah aktivitas dalam Islam yang wajib dilakukan, tetapi bila sudah dilakukan oleh muslim yang lain maka kewajiban ini gugur. Sebaliknya, bila tidak ada yang melaksanakan kewajiban tersebut, maka semua penduduknya berdosa.

Tampak para siswa mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Usai penjelasan dari dua narasumber tersebut, kemudian mereka diwajibkan untuk mempraktikkan tata cara merawat jenazah pada masing-masing kelompok. Mereka tidak mengalami banyak kesulitan, karena setiap kelompok didampingi guru pembimbing, serta fasilitas yang cukup lengkap, seperti kain kafan, gunting, dan kapas. (dzl)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

MAN 1 Yogyakarta Gelar Pengajian tentang Toponimi Pohon dalam Budaya Yogyakarta
28 Jul 2026, 07:11

Selamat Datang di MA, Saatnya Naik Kelas dalam Cara Berpikir
27 Jul 2026, 07:19

Perkuat Akuntabilitas dan Transparansi, MAN 1 Yogyakarta Cermati RAPBM Tahun Pelajaran 2026/2027
27 Jul 2026, 07:17

77 Murid MAN 1 Yogyakarta Terima Sertifikat CEQ, Torehkan Capaian Membanggakan
24 Jul 2026, 12:59

MAN 1 Yogyakarta Peringati Hari Anak Nasional ke-42
24 Jul 2026, 07:15

Translate this website: