Persiapan Layanan SKS, MAN 1 Yogyakarta Selenggarakan Workshop Penyusunan UKBM

11 Aug 2020, 06:44 MAN 1 Yogyakarta 849

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 YK) — MAN 1 Yogyakarta senantiasa berupaya menyiapkan segala sesuatunya, sebelum Sistem Kredit Semester (SKS) benar-benar diterapkan di madrasah. Setelah Workshop layanan SKS, Rabu (5/8/2020) kemarin, kemudian dilanjutkan dengan Workshop Penyusunan Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM), Senin (10/8/2020), di Aula lantai 2.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dra.Reni Herawati, M.Pd., B.I. Pengawas SMA Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kota Yogyakarta. Karena mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran virus corona (covid-19), maka peserta dibatasi hanya 32 peserta, dari unsur guru dan perwakilan program studi(rumpun).

“Peserta Workshop kita batasi, mengikuti protokol kesehatan, “ujar Kepala MAN 1 Yogyakarta Drs.H.Wiranto Prasetyahadi, M.Pd. saat membuka kegiatan.

Lanjutnya, kalau ada guru yang sakit, diminta untuk bekerja dari rumah. Hal itu, ia sampaikan agar semua guru dan seluruh civitas akademika dalam kondisi sehat. “Mengingat banyak muncul, orang tanpa gejala ternyata terpapar Virus Covid-19 ini,” ungkapnya.

Sementara itu, di awal presentasinya, Reni Herawati mengajak, para guru untuk mengenal dan memahami perkembangan generasi dari masa ke masa, yaitu mulai old generation, digital immigrant, millennial generation (Y), dan Z –Generation (Z). Untuk itu, guru harus beradaptasi dengan perkembangan generasi sekarang.

Ungkapnya, Generasi Z itu memiliki beberapa ciri yang melekat pada mereka. Antara lain, mereka suka searching tapi bukan pembaca yang baik, menginginkan umpan balik yang cepat, suka kejujuran dengan kelembutan. Lanjut Reni, Mereka ‘melek’ digital tapi mengharap kontak pribadi, mereka mempunyai keinginan yang kuat untuk mencapai apa yang diinginkan, serta kemauan belajar yang cukup tinggi.

“Unit Kegiatan Belajar Mandiri(UKBM) adalah materi pelajaran yang disusun dan disajikan secara tertulis sedemikian rupa sehingga peserta didik diharapkan dapat menyerap sendiri materi tersebut,” terang anggota Badan Akreditasi Nasional (BAN) Sekolah/Madrasah DIY itu.

Sedangkan alur pengembangkan UKBM yang bisa ditempuh pada masa pandemi corona; melakukan pemetaan Kompetensi Dasar(KD), Program Tahunan, Program Semester, Penyusunan Silabus, Penyusunan RPP, penentuan jumlah UKBM, pengkodean UKBM, pengembangan UKBM, Penilaian UKBM, Implementasi, dan Penilaian belajar berbasis UKBM.

Kegiatan berlangsung khidmat, usai presentasi dan sesi tanya jawab, kemudian dilanjutkan presentasi draft UKBM Mata pelajaran oleh Dinar Rifa’I, S.Pd. dan mata pelajaran Matematika oleh Isti Handayani, S.Pd. (dzl)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

MAN 1 Yogyakarta Raih Dua Penghargaan Bergengsi pada Raker Kemenag Kota Yogyakarta
03 Apr 2026, 09:03

Koperasi MAN 1 Yogyakarta Dinilai Tertib dalam Pengawasan Eksternal
02 Apr 2026, 10:18

Perkuat Kinerja dan Inovasi, MAN 1 Yogyakarta Hadiri Raker Kemenag Kota Yogyakarta
02 Apr 2026, 09:26

Persiapan Sejak Dini, Antar Farell, Murid MAN 1 Yogyakarta Lolos SNBP UPN Yogyakarta
02 Apr 2026, 07:33

Dari Pencarian Panjang, Naura dari MAN 1 Yogyakarta Lolos ke MKP UGM
02 Apr 2026, 07:31

Translate this website: