Sleman (MAN 1 Yogya) — Jacinda Aqeela Ziv, murid kelas XI G MAN 1 Yogyakarta, meraih Juara Harapan 2 dalam kompetisi geguritan tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Jacinda tampil sebagai perwakilan Kota Yogyakarta setelah meraih posisi tiga besar pada kompetisi tingkat kota.
Kompetisi yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta tersebut berlangsung pada Selasa (15/9/2026). Para juara pertama, kedua, dan ketiga tingkat kota mendapat kesempatan melaju ke tingkat DIY untuk mewakili kabupaten atau kota masing-masing.
Bagi Jacinda, perjalanan menuju panggung tingkat DIY menjadi tantangan tersendiri. Pada hari perlombaan, ia harus mengikuti dua kompetisi di lokasi berbeda. Pagi hari, Jacinda mengikuti lomba Musabaqah Syarhil Quran (MSQ) di Sedayu, kemudian melanjutkan lomba geguritan pada sore hari di Sleman.
Jadwal yang padat menuntut Jacinda mengatur waktu dan energi, termasuk membagi perhatian antara persiapan lomba dan pembelajaran akademik. Ia juga harus menjaga fokus dan kepercayaan diri saat menyaksikan penampilan peserta lain.
“Penuh perjuangan,” ujar Jacinda saat menggambarkan pengalamannya. Ia mengaku perlu mengelola rasa gugup agar tetap dapat menampilkan kemampuan terbaik di atas panggung.
Untuk mempersiapkan diri, Jacinda membagi waktu antara latihan dan belajar. Ia mengikuti empat kali bimbingan latihan yang difasilitasi pemerintah kota di Taman Embung Giwangan, setiap pukul 16.00 WIB. Ia juga membiasakan diri berlatih di ruang terbuka untuk melatih mental dan mengurangi demam panggung.

Dalam kompetisi tersebut, penilaian berfokus pada lima aspek, yakni pelafalan, intonasi, penghayatan, ekspresi, dan kelancaran saat tampil. Jacinda berupaya memusatkan perhatian pada aspek-aspek tersebut, mempertahankan karakter penampilannya, serta tetap percaya diri tanpa meremehkan peserta lain.
Penampilan peserta dinilai oleh tiga juri, yaitu Prof. Dr. Suwarna, M.Pd., Dra. Wiwien Widyawati Rahayu, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Doni Dwi Hartanto, M.Pd.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian Jacinda yang telah membawa nama Kota Yogyakarta di tingkat DIY.
“Selamat kepada Jacinda atas prestasi yang diraih. Kami mengapresiasi kerja keras dan keberaniannya dalam mengikuti kompetisi, terlebih dengan jadwal yang padat. Terima kasih kepada guru pembimbing dan orang tua yang telah mendampingi proses persiapannya. Semoga pengalaman ini semakin menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan sastra Jawa serta memotivasi murid lain untuk terus mengembangkan potensi,” ungkap Edi.
Prestasi ini menjadi pengalaman berharga bagi Jacinda dalam mengembangkan kemampuan di bidang bahasa dan sastra Jawa. Perjuangannya menunjukkan bahwa pencapaian tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh ketekunan berlatih, kemampuan mengelola waktu, dan keberanian menghadapi tantangan. (dee)