Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Kabar membanggakan kembali datang dari murid MAN 1 Yogyakarta. Sebanyak tujuh murid kelas XII berhasil lolos Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2026. Pengumuman kelulusan ini telah dirilis pada Selasa (7/4/2026) melalui laman resmi pendaftaran masing-masing peserta.
Dari total 43 murid yang mendaftar, tujuh di antaranya dinyatakan lolos dan diterima di berbagai UIN dengan program studi unggulan. Adapun daftar murid yang lolos adalah sebagai berikut:
1. Haifa Lu’lu’ah Zahro – UIN Sunan Kalijaga (Pendidikan Bahasa Arab)
2. Alzena Nasywa Alyda Kaafi – UIN Salatiga (Hukum Keluarga Islam/Ahwal Syakhshiyyah)
3. Dignitya Naila Isykarima – UIN Sunan Kalijaga (Manajemen Pendidikan Islam)
4. Dava Rizky Fadillah – UIN Raden Intan Lampung (Perbankan Syariah)
5. Nizar Athmar Arqam – UIN Sunan Kalijaga (Akuntansi Syariah)
6. Muhammad Fariz Baihaqqi – UIN Walisongo (Manajemen Haji dan Umrah)
7. Mumtaz Ahmad Fathi – UIN Sunan Kalijaga (Bahasa dan Sastra Arab)
SPAN-PTKIN merupakan jalur seleksi nasional masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang didasarkan pada prestasi akademik murid selama di bangku sekolah, khususnya nilai rapor dan rekam jejak akademik lainnya. Jalur ini memberikan kesempatan bagi murid berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa melalui tes tertulis, sehingga konsistensi belajar sejak awal menjadi kunci utama keberhasilan.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edy Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. “Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerja keras murid, dukungan guru, serta doa orang tua. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk terus berprestasi dan menjaga konsistensi dalam belajar,” ujarnya.
Salah satu murid yang lolos, Mumtaz Ahmad Fathi, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilannya diterima di program studi Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Kalijaga. “Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa lolos melalui jalur SPAN-PTKIN. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mendalami bahasa Arab dan berkontribusi dalam dakwah serta keilmuan Islam ke depan,” tuturnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa MAN 1 Yogyakarta terus mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga siap melanjutkan perjuangan di bidang keilmuan Islam. Diharapkan, para murid yang lolos dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya serta menjadi inspirasi bagi adik kelas mereka di masa mendatang. (H.A)