Talkshow Ramadan MAN 1 Yogyakarta, Bahas Wujudkan Generasi Unggul

12 Mar 2026, 09:49 MAN 1 Yogyakarta 153

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – MAN 1 Yogyakarta menyelenggarakan Talkshow Ramadan bertema “Bersama Mewujudkan Generasi Unggul dan Berakhlakul Karimah” sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan 1447 H, Rabu, (11/03/2026). Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Ustaz Tajul Muluk, M.Ag  , pengasuh Pondok Pesantren UII sekaligus pegiat kajian keislaman, dan Kepala MAN 1 Yogyakarta, H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. Talkshow dipandu oleh Ustadz Arju Shidqol Yaqin, S. Ag., salah satu pengajar di MAN 1 Yogyakarta.

Dalam sesi diskusi, Edi Triyanto yang mendapat giliran berbicara pertama kali, menjelaskan tentang karakter generasi unggul yang ingin dibangun oleh MAN 1 Yogyakarta. Menurutnya, generasi unggul adalah generasi yang mampu meneladani Rasulullah sebagaimana tercermin dalam ayat-ayat kauniyah. Edi menjelaskan bahwa generasi unggul tidak hanya memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga memiliki kemampuan memahami tantangan zaman, termasuk dalam menghadapi era digital. Generasi tersebut harus mampu menggunakan teknologi secara bijak dan tidak terjebak pada penyalahgunaan perangkat digital. “MAN 1 Yogyakarta memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan generasi seperti ini, yaitu generasi yang unggul dalam ilmu sekaligus kuat dalam karakter,” ungkap Edi.

Sejalan dengan pandangan tersebut, Ustaz Tajul Muluk, M.Ag  mengulas tentang konsep manusia unggul dengan mencontohkan kisah Nabi Ibrahim. Ia menjelaskan bahwa pada masa itu telah terjadi berbagai bentuk penyimpangan yang dikenal sebagai era jahiliyah. Namun Nabi Ibrahim tidak pernah ikut terseret dalam arus keburukan tersebut. Menurut Muluk, Nabi Ibrahim mampu tetap lurus karena memiliki karakter manusia unggul yang tidak mudah terbawa arus lingkungan. Salah satu ciri manusia unggul, lanjutnya, adalah tidak mudah terpengaruh oleh fenomena FOMO (fear of missing out) atau kecenderungan mengikuti sesuatu hanya karena sedang ramai atau populer.

Untuk menjadi manusia unggul, Ustaz Tajul Muluk, M.Ag  menekankan dua hal penting. Pertama adalah bil ilmi, yaitu memiliki kecerdasan dan kedalaman intelektual. Kedua adalah memiliki keberanian, terutama keberanian untuk mempertahankan kebenaran meskipun berbeda dengan arus yang sedang berkembang.

Dalam sesi diskusi yang lain, Kepala MAN 1 Yogyakarta juga menyinggung pentingnya memahami makna membranding diri di tengah masyarakat. Menurutnya, branding diri bukanlah soal pencitraan atau menonjolkan kelebihan fisik. “Kita harus mampu menampilkan diri apa adanya tanpa pencitraan. Branding diri yang sebenarnya bukan tentang keunggulan fisik, tetapi keunggulan ilmu dan keberanian,” jelas Edi.

Di akhir talkshow, Muluk mengajak para murid untuk memahami bahwa generasi unggul tidak hanya diukur dari kecerdasan akademik, tetapi juga dari kekuatan karakter, keberanian berpikir, serta kemampuan menjaga akhlak dalam menghadapi tantangan zaman. (luf)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

MAN 1 Yogyakarta Gelar Gerakan Aksi Bergizi, Dorong Remaja Hidup Sehat dan Bebas Anemia
02 Oct 2026, 14:42

Merayakan Kota dengan Budaya, MAN 1 Yogyakarta Semarakkan Karnaval Pelajar HUT ke-270
02 Oct 2026, 14:29

MAN 1 Yogyakarta Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Kebersamaan
02 Oct 2026, 14:13

165 Talenta Madrasah Adu Nalar di OMI Tingkat Provinsi DIY 2026
02 Oct 2026, 13:01

MAN 1 Yogyakarta Jadi Tuan Rumah OMI-PKM DIY 2026, Madrasah Didorong Tak Sekadar Jadi Penonton
02 Oct 2026, 12:19

Translate this website: