Studi Tiru ke MAN 1 Yogyakarta, MAN 2 OKI Bawa 104 Siswa Cari Inspirasi Yogyakarta

13 Jun 2025, 12:36 MAN 1 Yogyakarta 354

this used to be photo

 (MAN 1 Yogyakarta) – Sebanyak 104 siswa bersama kepala madrasah, para wakil kepala, dan guru pendamping dari MAN 2 Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, melakukan studi tiru ke MAN 1 Yogyakarta pada Jumat (13/6/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan, menggali praktik baik, dan mempererat jejaring antar-madrasah. Kepala MAN 2 OKI, Muhamad Ihsan, S.Pd., M.Si., menyampaikan harapannya agar kunjungan ini menjadi momentum pembelajaran bagi seluruh peserta. “Kami datang ke MAN 1 Yogyakarta untuk belajar langsung dari madrasah yang telah banyak mencetak prestasi dan inovasi. Kami ingin membawa pulang semangat baru, wawasan segar, serta inspirasi untuk diterapkan di MAN 2 OKI,” ujarnya dalam sambutan. Ia juga menambahkan bahwa pengalaman langsung seperti ini penting untuk mendorong siswa dan guru lebih terbuka terhadap perubahan dan kemajuan pendidikan. Sementara itu, Kepala MAN 1 Yogyakarta, Drs. Wiranto Prasetyahadi, M.Pd., menyambut hangat rombongan. Ia memperkenalkan profil madrasah dan menyebut beberapa alumni ternama yang pernah belajar di sana. “Alumni MANSA banyak yang jadi tokoh nasional, seperti Mahfud MD dan Muhaimin Iskandar,” kata Wiranto. Ia juga menyampaikan rencana pembukaan kelas internasional di MAN 1 YK, yang diharapkan mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk para alumni. Ia menambahkan, jalur SNPDB prestasi di MAN 1 YK tahun ini mencatat pendaftar hingga 1.200 orang, dengan sekitar 200 siswa diterima. Kegiatan berlanjut dengan pemaparan oleh Ketua OSIS MAN 1 Yogyakarta, Novandika Afnan, yang menjelaskan 11 organisasi bidang (orbid) dan program-program unggulannya. Ia juga memaparkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang menumbuhkan minat dan bakat siswa. Sesi diskusi berlangsung aktif. Ketua OSIM MAN 2 OKI mengangkat pertanyaan soal manajemen waktu antara kegiatan belajar dan organisasi. “Kami punya acuan berupa timeline dan prinsip SMART: Spesifik, Measurable, Achievable, Relevant, dan Timebound,” jawab Ketua OSIS . “Kami juga menyesuaikan kegiatan organisasi dengan kalender akademik, supaya semua seimbang.” Sekretaris OSAKA MAN PK MAN 1 Yogyakarta Aisha Fitri Shakira Faladin, turut memperkenalkan OSAKA (Organisasi Keagamaan MAN PK), menjelaskan struktur pengurus, tugas setiap divisi, dan program kerja yang menghidupkan budaya keagamaan di madrasah. (dee)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

Bersama Mapalaska, KPGR Lebah Gunung Gelar Latihan Single Rope Technique
08 Feb 2026, 07:28

Pengajian Keluarga Besar MAN 1 Yogyakarta: Hidup Ini Adalah Nikmat Allah
08 Feb 2026, 07:13

Mengelola Gagal sebagai Bagian dari Pendidikan Karakter
07 Feb 2026, 21:11

Salurkan Minat dan Bakat, Pramuka MAN 1 Yogyakarta Undang Satuan Karya Pramuka
07 Feb 2026, 21:09

Pendampingan Penulisan Artikel Asah Daya Nalar Murid Kelas X MAN 1 Yogyakarta
07 Feb 2026, 21:01

Translate this website: