Perkuat Budaya Riset dan Inovasi, KIR Liba MAN 1 Yogyakarta Gandeng Sagasitas Indonesia

13 Feb 2026, 21:10 MAN 1 Yogyakarta 110

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) -  Upaya menumbuhkan budaya riset di kalangan murid terus digencarkan MAN 1 Yogyakarta. Melalui kegiatan bertajuk Silaturahmi dalam rangka Penguatan Penelitian, Karya Inovasi, dan Kewirausahaan bersama Sagasitas Indonesia, Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) Liba MAN 1 Yogyakarta menghadirkan ruang diskusi yang reflektif dan inspiratif di Aula MAN 1 Yogyakarta lantai 2, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri sejumlah guru MAN 1 Yogyakarta, yakni Masayu Nurul Ana, S.Ant., M.Pd., Taufik Zamhari, S.Si., M.Sc., Isti Handayani, S.Pd., dan Ahmad Baidhowi, S.Pd., bersama anggota KIR Liba serta sejumlah murid MAN 1 Yogyakarta lain yang memiliki minat pada penelitian dan pengembangan karya inovatif.
Hadir sebagai narasumber, Ketua Yayasan Sagasitas Indonesia, Zainal Abidin, yang juga merupakan alumni MAN 1 Yogyakarta. Ia datang bersama tim untuk berbagi pengalaman, sekaligus memantik semangat riset generasi muda madrasah.
Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sharing session, dan ditutup dengan sesi refleksi. Dalam paparannya, Zainal menekankan bahwa esensi penelitian bukanlah semata-mata pada gelar juara atau penghargaan.
“Menjuarai perlombaan atau ajang adalah sebuah bonus. Usaha yang dilakukan sebelumnya adalah esensi utamanya. Ilmu yang didapat dari belajar jauh lebih penting dan long lasting dibanding sekadar penghargaan yang tidak dibarengi pemahaman akan karyanya,” ujar Zainal.
Ia juga mengisahkan perjalanan KIR Liba MAN 1 Yogyakarta pada masa lalu, termasuk berbagai capaian yang pernah diraih. Dengan penuh semangat, ia mengajak para peserta untuk tidak takut memulai riset dari persoalan sederhana di sekitar mereka.
Menurutnya, penelitian melatih kepekaan berpikir, ketekunan, serta daya tahan dalam menghadapi proses yang panjang, kualitas yang kelak sangat dibutuhkan, baik di dunia akademik maupun kewirausahaan.
Kegiatan ini bertujuan membuka ruang dialog bersama anggota KIR Liba dan murid yang memiliki minat terhadap penelitian agar lebih memahami urgensi riset sejak dini. Diskusi berlangsung interaktif, dengan murid aktif mengajukan pertanyaan seputar proses riset, pengembangan ide inovasi, hingga peluang kolaborasi.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., dalam arahannya menegaskan komitmen madrasah dalam mendukung ekosistem riset yang berkelanjutan.
“Madrasah harus menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya peneliti-peneliti muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki daya inovasi dan karakter kuat. Proses penelitian melatih kedisiplinan, kejujuran ilmiah, dan tanggung jawab. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi penting bagi masa depan kalian,” ujar Edi.
Ia juga mendorong peserta untuk tidak sekadar berorientasi pada kompetisi, melainkan menjadikan penelitian sebagai budaya belajar. Menurutnya, keberanian untuk bertanya, mencoba, dan gagal adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan ilmiah.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Kehadiran Zainal sebagai alumni menambah dimensi emosional tersendiri, sekaligus memperlihatkan kesinambungan tradisi riset di MAN 1 Yogyakarta. Silaturahmi ini bukan hanya mempertemukan generasi, tetapi juga menguatkan kembali spirit ilmiah yang telah lama menjadi identitas KIR Liba. (dee)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

OSAKA MAN 1 Yogyakarta Adakan Haflah Akhirussanah 2026
16 May 2026, 14:40

PTA LII MAN 1 Yogyakarta: Wujud Pembentukan Karakter Disiplin, Tanggung Jawab dan Konsistensi Diri
16 May 2026, 14:38

Orang Tua Sambut Haru Kepulangan Wisudawan MAN 1 Yogyakarta
15 May 2026, 13:44

MAN 1 Yogyakarta Apresiasi 19 Wisudawan Terbaik
15 May 2026, 13:34

Asah Kemampuan Navigasi Darat, KPGR Lebah Gunung MAN 1 Yogyakarta Laksanakan DIKJUT XXVI
14 May 2026, 20:48

Translate this website: