Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Kebersihan madrasah sering kali menjadi hal yang tampak sederhana. Namun di balik lingkungan belajar yang rapi dan nyaman, ada kerja sunyi dan konsistensi yang jarang disorot yaitu kerja para petugas kebersihan. Menyadari pentingnya peran tersebut, MAN 1 Yogyakarta menganggap penting pembinaan petugas kebersihan secara rutin setiap bulan sebagai bagian strategis dalam membangun budaya kerja dan karakter warga sekolah.
Bertempat di Ruang Rapat 1, Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S. Ag., S. Pd., M. Pd., didampingi Kepala Tata Usaha, Bahar Rozak, SH., mengadakan pembinaan kepada enam petugas kebersihan, Kamis (19/02/2026). Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat semangat kerja, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menegaskan pentingnya peran petugas kebersihan dalam menciptakan lingkungan madrasah yang sehat, nyaman, dan kondusif bagi proses pembelajaran.
Dalam arahannya, Edi menekankan bahwa kebersihan bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian dari pembentukan budaya madrasah. Lingkungan yang bersih mencerminkan kedisiplinan, karakter, dan tanggung jawab bersama seluruh warga sekolah. “Bapak-bapak adalah bagian penting dari wajah madrasah ini. Apa yang dikerjakan setiap hari sangat menentukan kenyamanan siswa dan guru dalam belajar serta mengajar. Tugas ini bukan hanya pekerjaan, tetapi juga bentuk pengabdian dan ibadah,” tegas Edi.
Selain menekankan kedisiplinan dan tanggung jawab, kepala madrasah juga mengajak para petugas kebersihan untuk menjaga kekompakan tim, meningkatkan komunikasi, serta tidak ragu menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan. Pembinaan rutin ini diharapkan menjadi ruang dialog terbuka antara pimpinan dan tenaga pendukung madrasah.
Materi pembinaan bulan ini juga menyoroti pentingnya standar kebersihan ruang-ruang, toilet, dan area publik madrasah, serta pembagian tugas yang lebih efektif agar pekerjaan berjalan optimal dan merata. Evaluasi singkat terhadap kinerja bulan sebelumnya turut dibahas secara konstruktif.
Salah satu petugas kebersihan, Joko, menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan tersebut.
“Kami merasa diperhatikan dan dihargai. Arahan dari Bapak Kepala Madrasah membuat kami lebih semangat dan sadar bahwa peran kami penting bagi madrasah. Pembinaan seperti ini membuat kami semakin kompak,” ungkap Joko.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara konsisten setiap bulan, MAN 1 Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang humanis, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai karakter. Apresiasi nyata terhadap seluruh elemen madrasah menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan lingkungan pendidikan yang unggul dan bermartabat. (luf)