Murid MAN 1 Yogyakarta Juara Nasional ACCENT UII, Usung Inovasi Akuntansi Berbasis AI

18 Apr 2026, 21:53 MAN 1 Yogyakarta 218

this used to be photo

Sleman (MAN 1 Yogya) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN 1 Yogyakarta. Aidha Maghfira Lathifa, murid kelas XE, berhasil meraih Juara I dalam ajang nasional Accounting Essay on Emerging Trends (ACCENT) yang merupakan bagian dari kompetisi UII INDOBAC yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia.

Puncak kompetisi berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) di Gedung Fakultas Bisnis dan Ekonomika (FBE) UII Yogyakarta, setelah sebelumnya melalui babak penyisihan secara daring yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi ini diikuti oleh pelajar dari tingkat nasional, menjadikannya salah satu ajang bergengsi di bidang akuntansi.

Aidha tampil unggul melalui esai berjudul “RIAS: Inovasi Akuntansi Prediktif dalam Mengintegrasikan Dampak Keberlanjutan dan Risiko Finansial”. Dalam gagasannya, ia menawarkan pendekatan berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu akuntan memproyeksikan risiko finansial perusahaan akibat dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Konsep tersebut dinilai relevan dengan tema besar lomba, “From Ledgers to Leaders: Perspektif Generasi Z dan Alpha dalam Menjembatani Harapan dan Realitas Profesi Akuntan Masa Depan”. Aidha menyoroti perlunya transformasi peran akuntan dari sekadar pencatat laporan keuangan menjadi analis strategis yang mampu membaca risiko jangka panjang.
“Selama ini pendekatan ESG masih cenderung retrospektif dan deskriptif. Karena itu, saya mencoba menawarkan konsep RIAS sebagai pelengkap yang lebih prediktif, sehingga perusahaan dapat mengantisipasi risiko finansial dalam jangka menengah, sekitar lima tahun ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, gagasan tersebut juga dilatarbelakangi oleh menurunnya minat terhadap profesi akuntan. Menurutnya, inovasi teknologi menjadi kunci untuk meningkatkan relevansi profesi tersebut di masa depan.

Dalam prosesnya, Aidha menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari pengumpulan data perusahaan yang kompleks hingga kebutuhan riset mendalam. Selain itu, ia juga harus mengasah kemampuan public speaking untuk tahap presentasi di babak final.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd, mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti kualitas dan daya saing murid di tingkat nasional.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa murid MAN 1 Yogyakarta mampu bersaing dan berkontribusi dengan gagasan inovatif di tingkat nasional. Kami bangga karena yang ditampilkan bukan hanya capaian juara, tetapi juga pemikiran kritis yang relevan dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Ia menambahkan, madrasah terus mendorong murid untuk berani berpikir kreatif dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan global.
“Ke depan, kami berharap semakin banyak murid yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menawarkan ide-ide yang berdampak bagi masyarakat,” imbuhnya. (dee)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

MAN 1 Yogyakarta Gelar Gerakan Aksi Bergizi, Dorong Remaja Hidup Sehat dan Bebas Anemia
02 Oct 2026, 14:42

Merayakan Kota dengan Budaya, MAN 1 Yogyakarta Semarakkan Karnaval Pelajar HUT ke-270
02 Oct 2026, 14:29

MAN 1 Yogyakarta Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Kebersamaan
02 Oct 2026, 14:13

165 Talenta Madrasah Adu Nalar di OMI Tingkat Provinsi DIY 2026
02 Oct 2026, 13:01

MAN 1 Yogyakarta Jadi Tuan Rumah OMI-PKM DIY 2026, Madrasah Didorong Tak Sekadar Jadi Penonton
02 Oct 2026, 12:19

Translate this website: