MGMP Sejarah MA DIY Gelar Revitalisasi Program Kerja di MA Al-Hikmah Karangmojo

26 Aug 2025, 14:14 MAN 1 Yogyakarta 409

this used to be photo

Gunungkidul (MAN 1 Yogyakarta) – Dua guru Sejarah MAN 1 Yogyakarta, Soeprastiyono Nugroho, S.Pd, M.Pd.I dan Nirmala, S.Pd, mengikuti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah Madrasah Aliyah (MA) se-DIY. Kegiatan rutin ini diselenggarakan di MA Al-Hikmah Karangmojo, pada Selasa (26/8/2025). Mengusung tema Revitalisasi Program Kerja Lawatan Sejarah Situs Sejarah Islam kegiatan ini dihadiri oleh para guru sejarah dari berbagai Madrasah Aliyah di DIY.

 

Dalam sambutannya, Ketua MGMP Sejarah MA DIY Luki Fediantoro S.Pd menekankan pentingnya kegiatan lawatan sejarah sebagai sarana pembelajaran kontekstual. Menurutnya, revitalisasi program kerja ini bertujuan memperkuat pemahaman siswa terhadap sejarah Islam, khususnya melalui pengenalan langsung ke situs-situs bersejarah yang ada di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

 

Kegiatan inti berupa pemaparan materi oleh narasumber, diskusi kelompok, serta penyusunan rencana kegiatan lawatan sejarah pada tahun pelajaran mendatang. Para peserta aktif memberikan masukan terkait pemilihan lokasi situs sejarah Islam yang relevan, strategi pelaksanaan, hingga integrasi lawatan dengan kurikulum merdeka.

Kepala MA Al-Hikmah Karangmojo Hanung Hisbulah Hamda,SH,M.Pd.I yang juga alumni MANPK MAN 1 Yogyakarta Tahun 2001 selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan MGMP Sejarah DIY memilih madrasahnya sebagai tempat kegiatan. Beliau berharap hasil pertemuan ini dapat menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sejarah di MA, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

 

Di tempat yang berbeda, Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd, menyambut baik terselenggaranya kegiatan MGMP Sejarah MA DIY yang mengusung semangat revitalisasi program kerja lawatan sejarah. “Kami mendukung penuh inisiatif MGMP Sejarah dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Lawatan ke situs sejarah Islam bukan sekadar kegiatan luar kelas, tetapi merupakan strategi pembelajaran yang mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat identitas keislaman, dan membentuk karakter murid yang berakar pada nilai-nilai luhur bangsa,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan peneguhan komitmen bersama antar anggota MGMP Sejarah MA DIY untuk menjadikan lawatan sejarah sebagai program unggulan, sekaligus media pembentukan karakter murid yang berakar pada sejarah dan budaya bangsa (sup) 


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

MAN 1 Yogyakarta Gelar Gerakan Aksi Bergizi, Dorong Remaja Hidup Sehat dan Bebas Anemia
02 Oct 2026, 14:42

Merayakan Kota dengan Budaya, MAN 1 Yogyakarta Semarakkan Karnaval Pelajar HUT ke-270
02 Oct 2026, 14:29

MAN 1 Yogyakarta Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Kebersamaan
02 Oct 2026, 14:13

165 Talenta Madrasah Adu Nalar di OMI Tingkat Provinsi DIY 2026
02 Oct 2026, 13:01

MAN 1 Yogyakarta Jadi Tuan Rumah OMI-PKM DIY 2026, Madrasah Didorong Tak Sekadar Jadi Penonton
02 Oct 2026, 12:19

Translate this website: