Maulid Nabi di MAN 1 Yogyakarta: Teladani Rasulullah dan Kuatkan Ahlakul Karimah

24 Aug 2026, 15:07 MAN 1 Yogyakarta 86

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) - Hari ini, Senin (24/8/2026) lapangan MAN 1 Yogyakarta  menjadi ruang pembelajaran spiritual bagi seluruh warga madrasah. Pukul 07.00–08.15 WIB, seluruh murid, pendidik, dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan Mansa Bersholawat bersama Grup Hadroh Kasyiful Qurob dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan diawali dengan pembiasaan membaca doa sebelum pembelajaran dan Asmaul Husna yang dipimpin Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Muhammad Amin, M.A. Pembiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya religius sekaligus menanamkan kesadaran bahwa proses menuntut ilmu perlu disertai doa, keberkahan, dan akhlak.

Selanjutnya, lantunan maulid dan shalawat bersama Grup Hadroh Kasyiful Qurob, yang bermakna “Pelipur Lara”, menghadirkan suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Selain sebagai ungkapan kecintaan kepada Rasulullah SAW, kegiatan ini menjadi sarana menenangkan hati dan memperkuat ikatan spiritual warga madrasah.

Peringatan Maulid Nabi di MAN 1 Yogyakarta tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum ini menjadi media untuk menghidupkan kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, kedisiplinan, tanggung jawab, dan penghormatan kepada sesama sangat relevan bagi generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi dan arus informasi. Peserta didik diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mampu menggunakan ilmu secara bijaksana, serta tetap berpegang pada nilai agama.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Yogyakarta, H. Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengajak seluruh warga madrasah agar menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani Rasulullah SAW, bukan sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW.

Keteladanan tersebut perlu diwujudkan melalui perilaku nyata dengan prilaki jujur dalam perkataan, disiplin dalam menjalankan kewajiban, santun dalam berinteraksi, bertanggung jawab terhadap tugas, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga hubungan baik dengan sesama. Menurut beliau, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari prestasi akademik, karena ilmu akan semakin bermakna apabila dibingkai dengan akhlak yang mulia.

Kegiatan Maulid Nabi di MAN 1 Yogyakarta diharapkan tidak berhenti ketika lantunan shalawat berakhir. Doa, Asmaul Husna, dan pesan keteladanan Rasulullah SAW hendaknya menjadi kebiasaan yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, madrasah menegaskan komitmennya untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga beriman, berakhlak, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Mencintai Rasulullah SAW bukan hanya dengan melantunkan shalawat, tetapi dengan menghadirkan akhlak beliau dalam setiap langkah kehidupan. (H.A)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

MAN 1 Yogyakarta Gelar Gerakan Aksi Bergizi, Dorong Remaja Hidup Sehat dan Bebas Anemia
02 Oct 2026, 14:42

Merayakan Kota dengan Budaya, MAN 1 Yogyakarta Semarakkan Karnaval Pelajar HUT ke-270
02 Oct 2026, 14:29

MAN 1 Yogyakarta Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Kebersamaan
02 Oct 2026, 14:13

165 Talenta Madrasah Adu Nalar di OMI Tingkat Provinsi DIY 2026
02 Oct 2026, 13:01

MAN 1 Yogyakarta Jadi Tuan Rumah OMI-PKM DIY 2026, Madrasah Didorong Tak Sekadar Jadi Penonton
02 Oct 2026, 12:19

Translate this website: