MAN 1 Yogyakarta Terima Hibah Buku dari Sejarawan Slamat Trisila

09 Jan 2026, 16:40 MAN 1 Yogyakarta 182

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Upaya penguatan literasi di lingkungan pendidikan terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. MAN 1 Yogyakarta menerima hibah buku dari sejarawan dan pegiat perbukuan Slamat Trisila, Jumat (9/1/2026). Dua judul buku diserahkan langsung kepada Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., di ruang tamu kepala madrasah.

 

Buku yang dihibahkan berjudul Deep Learning Sejarah Terapan dan Dunia Maritim, Sejarah, dan Budaya Nusantara. Kedua buku tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan penguatan pembelajaran sejarah serta pengayaan wawasan kebudayaan bagi peserta didik di madrasah.

Slamat Trisila dikenal sebagai sejarawan dan pegiat literasi yang konsisten menggeluti dunia sejarah dan kebudayaan. Lahir di Surabaya, ia menempuh pendidikan Sarjana Sejarah dan Magister Kajian Budaya di Universitas Udayana. Kiprahnya dalam dunia kepenulisan bermula dari keterlibatannya dalam penelitian sejarah korban Peristiwa G-30-S 1965 wilayah Bali–Lombok, yang diselenggarakan oleh Ford Foundation bekerja sama dengan Yayasan Lontar Jakarta.

 

Sejak 2001 hingga kini, Slamat Trisila mengelola Pustaka Larasan, sebuah penerbit yang telah menerbitkan sekitar 700 judul buku, terutama di bidang sejarah, budaya, dan kajian humaniora. Melalui penerbit tersebut, ia aktif mendorong lahirnya karya-karya akademik dan kebudayaan yang memperkaya khazanah literasi nasional.

 

Sebelum penyerahan hibah buku, Slamat Trisila juga hadir sebagai narasumber Studi Budaya dalam kegiatan kokurikuler kelas XI yang berlangsung di aula MAN 1 Yogyakarta. 

 

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, menyampaikan apresiasi atas hibah buku tersebut. Menurut Edi, kontribusi ini tidak hanya menambah koleksi perpustakaan madrasah, tetapi juga mendukung penguatan literasi dan pembelajaran berbasis pemahaman mendalam. “Buku-buku ini penting sebagai referensi pembelajaran sekaligus pengayaan wawasan murid, terutama dalam memahami sejarah dan budaya bangsa,” ujarnya.

 

Kepala MAN 1 Yogyakarta berharap hibah buku ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh peserta didik dan pendidik. Madrasah juga membuka ruang kolaborasi dengan pegiat literasi dan akademisi sebagai bagian dari upaya membangun budaya baca dan pemikiran kritis di lingkungan pendidikan. (dee)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

MAN 1 Yogyakarta Gelar Gerakan Aksi Bergizi, Dorong Remaja Hidup Sehat dan Bebas Anemia
02 Oct 2026, 14:42

Merayakan Kota dengan Budaya, MAN 1 Yogyakarta Semarakkan Karnaval Pelajar HUT ke-270
02 Oct 2026, 14:29

MAN 1 Yogyakarta Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Kebersamaan
02 Oct 2026, 14:13

165 Talenta Madrasah Adu Nalar di OMI Tingkat Provinsi DIY 2026
02 Oct 2026, 13:01

MAN 1 Yogyakarta Jadi Tuan Rumah OMI-PKM DIY 2026, Madrasah Didorong Tak Sekadar Jadi Penonton
02 Oct 2026, 12:19

Translate this website: