MAN 1 Yogyakarta Perkuat Sinergi Orang Tua dan Madrasah

09 Apr 2026, 20:56 MAN 1 Yogyakarta 38

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) - MAN 1 Yogyakarta menggelar Pertemuan Paguyuban Orang Tua (POT) kelas X pada Rabu (8/4/2026), di aula lantai dua. Forum ini mempertemukan pimpinan madrasah, komite, dan orang tua murid untuk menyamakan arah pembinaan akademik dan karakter.

Kepala madrasah, Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd, menekankan pentingnya komunikasi dua arah. Ia mengajak orang tua memperkuat silaturahmi sekaligus memberi masukan konstruktif. “Kami terbuka terhadap saran dan akan menyampaikan rencana pendampingan putra-putri Bapak Ibu,” tuturnya.

Dari unsur komite, Sekretaris Dzulhaq Nurhadi, M.Pd menegaskan peran komite sebagai mitra strategis. Ia menyampaikan Komite memiliki empat fungsi utama: pemberi pertimbangan kebijakan, pendukung sumber daya, pengawas program, serta penghubung orang tua dan madrasah.

Paparan program disampaikan Wakil Kepala Madrasah bidang Humas, Apriyata Dzikry Romadhon, S.Hum. Madrasah merencanakan International Educational Trip dan studi budaya dalam negeri dengan skema seleksi biro. Kegiatan ke luar negeri dirancang berbasis edukasi, riset, kunjungan sekolah bilingual dan kampus, English immersion, hingga performance exchange. 

Peserta diupayakan memperoleh sertifikat internasional sebagai portofolio beasiswa dan mendaftar jurusan double degree. Selain itu, panitia juga akan mengupayakan para peserta untuk mendapatkan Invitation Letter dari kampus-kampus yang akan dikunjungi yang bisa menjadi nilai tambah bagi para peserta jika mendaftar ke kampus tersebut nantinya.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Wakhid Hasyim S.Pd.I., MA, memaparkan agenda penjurusan serta pembagian capaian tengah semester dalam dua pekan ke depan. Ia menekankan pentingnya penguatan karakter, seperti; shalat berjamaah, rasa memiliki, dan sikap hormat kepada orang yang lebih tua.

Dalam sesi tanya jawab, orang tua menyoroti peluang jalur masuk perguruan tinggi. Madrasah menjelaskan murid eligible tetap dapat mendaftar SPAN-PTKIN, namun jika diterima melalui SNBP wajib mengambilnya. Pertanyaan lain terkait peluang murid program keagamaan (PK) dan studi ke Timur Tengah dijawab dengan penegasan adanya kesempatan yang sama serta pendampingan khusus.

Pertemuan ini menjadi langkah awal konsolidasi, menegaskan kolaborasi orang tua dan madrasah sebagai kunci keberhasilan pendidikan murid. (dee)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

Murid Kelas XI MAN 1 Yogyakarta Belajar dari Jejak Profesional Dunia
10 Apr 2026, 14:04

Alumni MAN 1 Yogyakarta Berbagi Inspirasi, Tekankan Integritas dan Kesiapan Masa Depan
10 Apr 2026, 13:03

123 Pendaftar Rebut 30 Kursi Kelas Internasional MAN 1 Yogyakarta
10 Apr 2026, 07:11

MAN 1 Yogyakarta Perkuat Sinergi Orang Tua dan Madrasah
09 Apr 2026, 20:56

Dari Pasar ke Kampus: Perjalanan Nizar Athmar Arqam Menembus Akuntansi UIN Sunan Kalijaga
09 Apr 2026, 11:01

Translate this website: