“Madrasah Juga Pesantren”, MAN 1 Yogyakarta Siapkan Pesantren Ramadan 2026

25 Feb 2026, 08:14 MAN 1 Yogyakarta 38

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Pesantren Ramadan merupakan salah satu tradisi pendidikan di madrasah yang bertujuan menguatkan spiritualitas, kedisiplinan ibadah, serta pembentukan etika Islami peserta didik selama bulan suci Ramadan. Berangkat dari semangat tersebut, MAN 1 Yogyakarta menggelar rapat persiapan kegiatan Pesantren Ramadan 2026, Selasa (24/02/2026). Bertempat di Perpustakaan Aula Lantai 2, rapat ini menjadi langkah awal dalam merancang program pembinaan keagamaan yang terstruktur dan bermakna bagi seluruh murid MAN 1 Yogyakarta selama Ramadan.

Rapat dipimpin oleh Kepala Unit (Kanit) Keagamaan MAN 1 Yogyakarta, M. Amin, M.A., serta dihadiri unsur pimpinan dan panitia kegiatan. M. Amin memaparkan agenda kegiatan yang akan dilalui murid-murid dalam pesantren Ramadan. Menurut Amin, pesantren Ramadan ini dirancang dengan pendekatan yang menarik dan kontekstual bagi generasi muda. Tujuannya, menurut Amin,  bukan hanya agar murid menjalankan ibadah secara rutin, tetapi juga agar mereka merasakan makna Ramadan dalam kehidupan sehari-hari. “Melalui kegiatan yang variatif, mulai dari kajian, diskusi, hingga aktivitas reflektif dan kreatif. Kami berharap terjadi perubahan sikap, cara berpikir, dan karakter murid ke arah yang lebih baik,” ujar Amin.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa secara esensial madrasah memiliki ruh pesantren. Edi menyambut baik ihtiar panitia pesantren Ramadan MAN 1 Yogyakarta untuk mewujudkan kegiatan ini. Menurut Edi, momentum Ramadan sangat tepat untuk menggugah semangat para murid untuk meningkatkan pemahaman keagamaan melalui praktek langsung, walau hanya di lingkungan madrasah. “Sebenarnya madrasah adalah sebuah pesantren juga karena membawa pesan keagaaman dalam setiap praktik pembelajarannya. Hanya saja, terkait mentadaburi Ramadan, maka diadakan Pesantren Ramadan dengan berbagai kegiatan yang lebih terstruktur dan bermakna,” ujar Edi.

Pesantren Ramadan 2026 dirancang tidak hanya berfokus pada penguatan ibadah, tetapi juga pembentukan karakter dan etika Islami murid. Sejumlah kegiatan telah disiapkan, di antaranya tahsin dan tahfidz Al-Qur’an, kajian Islam bertema Etika Islami, serta diskusi etika Islami yang mendorong murid berpikir reflektif dan kritis.

Kegiatan juga akan diperkaya dengan nonton bareng film Islami, talk show Ramadan, serta program refleksi “Surat untuk Diri Sendiri (after Ramadan)” sebagai bentuk perenungan spiritual. Untuk menjaga konsistensi ibadah murid, panitia turut menyiapkan mutaba’ah giat Ramadan sebagai instrumen pemantauan aktivitas ibadah harian.

Selain itu, suasana Ramadan akan semakin semarak dengan berbagai lomba keagamaan seperti lomba azan, khutbah Jumat, poster digital Islami, dan paduan suara Asmaul Husna. Melalui Pesantren Ramadan 2026, MAN 1 Yogyakarta berkomitmen menjadikan Ramadan bukan sekadar momentum ritual tahunan, melainkan ruang pembinaan akhlak, penguatan spiritualitas, serta pengembangan potensi murid secara utuh. (luf)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

Mansa Journalist Gelar Buka Bersama Bertema CHRONIA: Chronicle of Iftar & Journalist Harmony
27 Feb 2026, 14:31

Setiap Mufasir adalah Seorang Musafir
27 Feb 2026, 14:05

Hadapi Ujian Madrasah, Kelas XII MAN 1 Yogyakarta Gelar Doa Bersama
27 Feb 2026, 13:41

“Madrasah Juga Pesantren”, MAN 1 Yogyakarta Siapkan Pesantren Ramadan 2026
25 Feb 2026, 08:14

MAN 1 Yogyakarta Matangkan Program Bersama Komite, Siapkan Kelas Internasional
25 Feb 2026, 07:22

Translate this website: