Guru MAN 1 Yogyakarta Andil dalam Review Buku Panduan Pembelajaran Kurikulum Merdeka pada Madrasah

09 Jun 2022, 20:40 MAN 1 Yogyakarta 1676

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 YK) — Dalam menyambut penerapan Kurikulum Merdeka di madrasah, Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah mengundang sejumlah ahli, yaitu Dosen dari berbagai perguruan tinggi, Pengawas, Kepala Madrasah, Balitbang, Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan guru madrasah dalam kegiatan Review Buku Panduan Pembelajaran Madrasah (Angkatan I), Rabu-Jumat (8-10/06/2022), di Hotel New Saphir Yogyakarta, Jalan Laksda Adi Sucipto No 38, Kota Baru, Yogyakarta. 

Salah satu guru madrasah yang ikut andil dalam kegiatan ini adalah Dr. Suyanto, S.Ag, MSI, M.Pd. Guru Al-Quran Hadits MAN 1 Yogyakarta, yang juga Wakamad Bidang Humas. Saat dihubungi menuturkan, seluruh tim akan menghasilkan enam buku panduan pembelajaran madrasah. Sebagaimana yang diterangkan oleh Direktur KSKK Madrasah Kemenag RI Prof.Dr.H. Moh. Isom, M.Ag. dalam memberi pengarahan.

Enam buku panduan buku tersebut; Pertama, Pandunan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah. Kedua, Panduan Pengembangan Kurikulum Operasional Madrasah (KOM). Ketiga, Panduan Pembelajaran dan Assesmen. Keempat, panduan Penilaian. Kelima, Panduan Proyek Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil-Alamin, dan Keenam, Panduan Pengembangan Modul Ajar atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) beserta contohnya. 

Melalui panduan-panduan tersebut, Isom berharap, tidak ada lagi dualisme antara madrasah dan sekolah, termasuk alokasi anggaran hendaknya juga sama. Madrasah mempunyai kekhasan yang terwujud dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab. 

Lanjutnya, implementasi kurikulum Merdeka di madrasah yang telah dipayungi dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) nomor 347 Tahun 2022, perlu diikuti panduan-panduan inplementasinya. Panduan tersebut diharapkan dapat dipergunakan mulai tahun pelajaran 2022/2023 bagi madrasah yang mengikuti piloting penerapan kurikulum merdeka. 

“Panduan diperlukan untuk menjembatani disparitas madrasah, sehingga dapat memandu yang masih memerlukan panduan, tetapi di sisi lain tidak menjerat bagi madrasah yang telah lebih siap,” ujarnya. (dzl)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

MAN 1 Yogyakarta Gelar Gerakan Aksi Bergizi, Dorong Remaja Hidup Sehat dan Bebas Anemia
02 Oct 2026, 14:42

Merayakan Kota dengan Budaya, MAN 1 Yogyakarta Semarakkan Karnaval Pelajar HUT ke-270
02 Oct 2026, 14:29

MAN 1 Yogyakarta Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Semangat Kebersamaan
02 Oct 2026, 14:13

165 Talenta Madrasah Adu Nalar di OMI Tingkat Provinsi DIY 2026
02 Oct 2026, 13:01

MAN 1 Yogyakarta Jadi Tuan Rumah OMI-PKM DIY 2026, Madrasah Didorong Tak Sekadar Jadi Penonton
02 Oct 2026, 12:19

Translate this website: