Di Tengah Ketatnya Seleksi Nasional, 29 Murid MAN 1 Yogyakarta Lolos SNBP 2026

01 Apr 2026, 09:02 MAN 1 Yogyakarta 3327

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menegaskan ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri. Dari 806.242 pendaftar secara nasional, hanya 189.017 peserta yang dinyatakan lolos, atau sekitar 23 persen. Sisanya, sebanyak 617.225 peserta, harus menerima kenyataan belum berhasil pada jalur ini.

Di tengah kompetisi yang semakin selektif itu, MAN 1 Yogyakarta mencatat capaian signifikan. Dari 110 murid yang diajukan, sebanyak 29 murid berhasil lolos SNBP 2026, tersebar di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama. Pengumuman hasil SNBP disiarkan secara serentak pada Selasa (31/3/2026) pukul 15.00 WIB melalui laman resmi SNPMB dan puluhan laman mirror perguruan tinggi negeri.

Sebagian besar murid MAN 1 Yogyakarta diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan total 16 orang, diikuti oleh Universitas Negeri Yogyakarta (6 orang). Selebihnya tersebar di berbagai kampus, antara lain:
•    Institut Pertanian Bogor (IPB): 2 murid
•    Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta: 2 murid
•    Universitas Sebelas Maret (UNS): 1 murid
•    UPN Veteran Yogyakarta: 1 murid
•    Universitas Brawijaya (UB): 1 murid
Sebaran ini menunjukkan kecenderungan pilihan program studi yang beragam mulai dari bidang humaniora, seni, pendidikan, hingga sains dan teknik.

Beberapa capaian mencolok di antaranya adalah diterimanya murid di program Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Teknik Kimia dan Teknik Mesin UGM, hingga program-program strategis seperti Manajemen dan Kebijakan Publik UGM serta Teknik Informatika UPN Veteran Yogyakarta. Di bidang seni dan budaya, murid MAN 1 Yogyakarta juga menembus program unggulan seperti Desain Interior dan Desain Komunikasi Visual ISI Yogyakarta, serta Bahasa dan Kebudayaan Korea dan Prancis di UGM.

Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menilai capaian tersebut sebagai hasil dari kerja kolektif antara murid, guru, dan sistem pembinaan yang terarah.
“Ini adalah buah dari proses panjang. Murid-murid kami tidak hanya belajar untuk nilai, tetapi juga dibimbing untuk membangun konsistensi dan integritas akademik,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan 29 murid ini menjadi indikator bahwa madrasah mampu bersaing dalam peta pendidikan nasional yang semakin kompetitif.

Di balik angka keberhasilan, ada pula murid-murid yang belum mendapatkan hasil sesuai harapan. Edi menegaskan bahwa SNBP bukan satu-satunya jalan menuju perguruan tinggi.
“Bagi yang belum lolos, jangan berkecil hati. Ini bukan akhir. Masih ada banyak jalur lain seperti SNBT maupun seleksi mandiri. Yang terpenting adalah tetap menjaga semangat dan terus berusaha,” tandasnya. “Setiap proses memiliki waktunya masing-masing. Yang belum berhasil hari ini, bisa jadi sedang dipersiapkan untuk kesempatan yang lebih besar ke depan,” tambahnya. (dee)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

OSAKA MAN 1 Yogyakarta Adakan Haflah Akhirussanah 2026
16 May 2026, 14:40

PTA LII MAN 1 Yogyakarta: Wujud Pembentukan Karakter Disiplin, Tanggung Jawab dan Konsistensi Diri
16 May 2026, 14:38

Orang Tua Sambut Haru Kepulangan Wisudawan MAN 1 Yogyakarta
15 May 2026, 13:44

MAN 1 Yogyakarta Apresiasi 19 Wisudawan Terbaik
15 May 2026, 13:34

Asah Kemampuan Navigasi Darat, KPGR Lebah Gunung MAN 1 Yogyakarta Laksanakan DIKJUT XXVI
14 May 2026, 20:48

Translate this website: