Dari Materi FYP : Reza, Murid MAN 1 Yogyakarta Lolos SNBP-UNY

01 Apr 2026, 15:33 MAN 1 Yogyakarta 120

this used to be photo

Di tengah derasnya arus konten media sosial yang kerap dianggap distruktif, seorang siswa MAN 1 Yogyakarta justru menemukan jalannya menuju masa depan. R. Ahmad Fairuz Reza Kesumah, berhasil diterima di Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui jalur SNBP. Reza membuktikan bahwa belajar bisa datang dari mana saja, bahkan dari layar ponsel. SNBP yang diumumkan, Selasa (31/03/2026) membuat hati Reza lega sekaligus bangga karena perjuangannya membawa hasil yang selama ini diimpikan.

Ketertarikannya pada dunia elektronika, komputer, dan teknik mesin menjadi alasan kuat memilih jurusan tersebut. Baginya, mekatronika bukan sekadar bidang studi, tetapi sebuah peluang besar di era Industri 4.0. Reza meyakini bahwa keahlian di bidang ini akan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan efisiensi produksi, keselamatan kerja, hingga mendorong inovasi dalam robotika dan otomatisasi.

Menariknya, metode belajar yang Reza gunakan terbilang dekat dengan keseharian generasi saat ini. Reza kerap memanfaatkan media sosial seperti YouTube dan TikTok sebagai sarana belajar. Dengan konsistensi mengakses konten edukatif, algoritma platform tersebut secara perlahan ‘beradaptasi’ dan menyajikan lebih banyak video pembelajaran. Maka banyak konten pembelajaran yang ‘FYP’ di layar gadgetnya. Dari situlah proses belajar menjadi lebih ringan dan menyenangkan. Reza mengakui bahwa ia belajar bahasa Inggris hanya dari menonton konten di media sosial. Yang Reza rasakan, akhirnya tanpa disadari, kebiasaan kecil ini berkembang menjadi pola belajar yang efektif, tidak hanya dalam bahasa, tetapi juga dalam bidang elektronika dan robotika. “Kalau ada kata yang belum paham, saya bantu dengan Google Translate. Lama-kelamaan, saya terbiasa dan mulai memahami,” ungkap Reza.

Namun, perjalanan menuju keberhasilan tentu tidak selalu mulus. Reza mengakui bahwa tantangan terberat justru datang dari dalam diri sendiri. Tekanan menjelang pendaftaran kuliah sempat membuatnya diliputi rasa takut gagal dan khawatir mengecewakan orang tua. Rasa malas dan kesulitan belajar pun sempat menggerus kepercayaan dirinya.

Beruntung, dukungan dari orang tua dan madrasah menjadi fondasi yang menguatkan langkah Reza. Orang tua memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi bimbingan belajar sejak awal semester. Sementara itu, pihak madrasah juga menghadirkan program pendalaman materi dengan melibatkan pengajar dari lembaga bimbingan belajar ternama, sehingga siswa mendapatkan bekal yang lebih matang.

Kini, setelah berhasil melewati salah satu tahap penting dalam hidupnya, ia pun berbagi pesan sederhana namun bermakna bagi adik-adik kelasnya. Ia menekankan pentingnya memulai persiapan sejak dini dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin. “Untuk adik-adik, mulailah belajar dari sekarang untuk persiapan TKA, UTBK, maupun ujian mandiri. Waktu terasa cepat, tahu-tahu sudah di kelas 12 dan menghadapi ujian. Jangan lupa juga untuk tetap menjaga istirahat agar tetap fokus,” pesan Reza sambil tersenyum.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak selalu datang dari cara yang konvensional. Dengan niat, konsistensi, dan strategi yang tepat, bahkan hal yang sederhana seperti scrolling media sosial pun bisa menjadi jembatan menuju masa depan. (luf)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

Koperasi MAN 1 Yogyakarta Dinilai Tertib dalam Pengawasan Eksternal
02 Apr 2026, 10:18

Perkuat Kinerja dan Inovasi, MAN 1 Yogyakarta Hadiri Raker Kemenag Kota Yogyakarta
02 Apr 2026, 09:26

Persiapan Sejak Dini, Antar Farell, Murid MAN 1 Yogyakarta Lolos SNBP UPN Yogyakarta
02 Apr 2026, 07:33

Dari Pencarian Panjang, Naura dari MAN 1 Yogyakarta Lolos ke MKP UGM
02 Apr 2026, 07:31

Murid MAN 1 Yogyakarta Lolos Teknik Kimia UGM, Buah Konsistensi Sejak Kelas X
02 Apr 2026, 07:29

Translate this website: