Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Raut bahagia terpancar dari keluarga MAN 1 Yogyakarta ketika sebanyak 29 murid berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan diterima di berbagai perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, di antaranya UGM, UNY, IPB, Universitas Brawijaya, UNS, ISI. Selain itu, satu orang siswa diterima di UI melalui jalur Talent Scouting dan satu lagi dari jalur Rapor di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri. Pengumuman hasil seleksi ini dikeluarkan, Selasa (31/03/2026) pukul 15.00 WIB.
Tak hanya itu, prestasi gemilang juga ditorehkan melalui jalur internasional. Sebelumnya, sebanyak empat murid MAN 1 Yogyakarta berhasil lolos seleksi International Undergraduate Program (IUP) UGM, menambah daftar keberhasilan angkatan tahun ini.
Keberhasilan ini selain merupakan buah kerja keras murid-murid dan orang tua, juga merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta dukungan berkelanjutan dari madrasah dalam mendampingi murid menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Menurut Edi, capaian ini merupakan anugerah sekaligus hasil dari kerja keras bersama. Edi juga menyampaikan bagaimana anak-anak berproses dengan penuh kesungguhan, didampingi oleh guru dan didukung penuh oleh orang tua. “Ini adalah bukti bahwa kolaborasi yang kuat dapat menghasilkan prestasi yang luar biasa. Kami berharap keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga inspirasi bagi adik-adik kelas untuk terus berjuang meraih cita-cita mereka," ujar Edi.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Wakhid Hasyim, S.Pd.I., M.A., menambahkan bahwa madrasah akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendampingan akademik dan karakter murid. "Ke depan, kami akan terus memperkuat program pembinaan, baik dari sisi akademik maupun mental. Karena kami yakin, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga ketangguhan dan integritas," jelas Wakhid.
Salah satu siswa yang diterima di Program Studi Kedokteran Universitas Negeri Surakarta- Sebelas Maret (UNS), Khumaira Isnasyifa, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas capaian tersebut. Bagi remaja yang biasa dipanggil Isna, keberhasilan ini merupakan buah dari doa, kerja keras, dan dukungan banyak pihak. "Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa diterima di Kedokteran UNS. Terima kasih kepada guru-guru yang selalu membimbing dan memberi semangat." Kata Isna haru.
Sementara itu, Chairilla Queena Syifa yang diterima di IPB pada Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem juga tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya. Chairilla menuturkan bahwa perjalanan yang dilalui tidaklah mudah, namun penuh makna. "Perjalanan ini tidak mudah, tetapi dukungan dari orang tua dan madrasah membuat saya tetap percaya diri. Semoga ini menjadi langkah awal untuk meraih cita-cita," ungkap Chairilla dengan optimisme.
Rasa bangga dan syukur turut dirasakan oleh R. Ahmad Fairuz Reza yang diterima di UNY pada Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika. Reza menilai bahwa setiap proses yang dijalani telah membuahkan hasil terbaik. "Saya merasa semua usaha terbayar. Ini menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkembang ke depannya," ujar Reza penuh semangat.
Meski demikian, pihak madrasah juga menyadari bahwa masih ada beberapa murid yang belum berhasil melalui jalur SNBP. Mereka diharapkan tetap semangat dan melanjutkan perjuangan melalui jalur seleksi lainnya seperti SNBT maupun seleksi mandiri. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen MAN 1 Yogyakarta dalam mencetak generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (luf)