Anak Saleh, Aset Akhirat: Jalan Berbakti kepada Orang Tua

05 Mar 2026, 08:52 MAN 1 Yogyakarta 139

this used to be photo

Mendengarkan nasihat yang disampaikan, melaksanakan perintah yang diberikan, serta tidak mengeluh saat menerima arahan adalah hal-hal yang tampak sederhana. Namun, dalam praktiknya, semua itu sering kali terasa tidak mudah ketika harus kita lakukan kepada orang tua. Padahal, sebagaimana kita pahami, berbakti kepada orang tua (birrul walidain) merupakan kewajiban yang mulia bahkan kerap disebut sebagai kunci keberkahan hidup dan salah satu jalan tercepat menuju surga.

Wujud bakti dan hormat kepada orang tua tidak hanya ditunjukkan ketika keduanya masih hadir mendampingi kita di dunia. Ketika mereka telah berpulang ke pangkuan Yang Maha Esa, kita tetap dapat mengekspresikan kasih sayang dan kepedulian melalui doa-doa terbaik yang kita panjatkan untuk mereka. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
– رواه مسلم والترمذيّ وأبو داود والنسائيّ وابن حبّان عن أبي هريرة

“Ketika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam at-Tirmidzi, Imam Abu Dawud, Imam an-Nasa’i, dan Imam Ibnu Hibban dari Sayyidina Abu Hurairah ra.

Hadis tersebut menegaskan bahwa salah satu amalan yang tetap mengalir pahalanya meskipun seseorang telah wafat adalah doa dari anak yang saleh. Karena itu, memiliki anak yang berbakti menjadi harapan dan cita-cita setiap orang tua. Pada hakikatnya, anak yang berbakti merupakan aset akhirat yang sangat berharga bagi kedua orang tuanya.

Setiap orang tua senantiasa berupaya memberikan yang terbaik bagi putra-putrinya. Demikian pula sebaliknya, setiap anak tentu ingin mempersembahkan yang terbaik bagi kedua orang tuanya. Semoga bakti yang kita hadirkan hari ini menjadi cahaya yang menerangi kehidupan mereka, baik di dunia maupun di akhirat.

Penulis : Javanda Afdesyia Harlic (XI PK2)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

Diburu Ribuan Pendaftar, MAN 1 Yogyakarta Hanya Buka 282 Kursi PMB 2026/2027
03 Jul 2026, 07:12

Ketat! 578 Pendaftar Berebut 34 Kursi PMB Gelombang 2 MAN 1 Yogyakarta
03 Jul 2026, 07:06

Belajar dengan Hati: Cara ‘Nyeleneh’ Faishal MAN 1 Yogyakarta Temukan Jalan di Dunia Bahasa
03 Jul 2026, 07:04

Idealis pada Jurusan Impian, Realistis Memilih Kampus: Perjalanan Rifo, Murid MAN 1 Yogyakarta, Menggapai UPI
02 Jul 2026, 07:08

Saat Kemalasan Dikalahkan oleh Mimpi: Kisah Azrha, Murid MAN 1 Yogyakarta, Menuju Statistika UNY
02 Jul 2026, 07:07

Translate this website: