Alumni MAN 1 Yogyakarta yang Kini Menjadi Hakim Ajak Murid Baru Menjaga Integritas

20 Jul 2026, 08:20 MAN 1 Yogyakarta 22

this used to be photo

Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Kesuksesan tidak ditentukan oleh asal-usul seseorang, melainkan oleh kebiasaan baik, kedisiplinan, semangat belajar, dan integritas yang dijaga sepanjang hidup. Pesan tersebut disampaikan Syihabuddin, S.H., M.H. dalam talkshow hari ketiga Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) MAN 1 Yogyakarta, Rabu (15/7/2026).

Talkshow yang berlangsung di aula lantai dua MAN 1 Yogyakarta itu diikuti oleh seluruh peserta MATAMUDA yang merupakan calon murid kelas X. Kehadiran Syihabuddin memberikan inspirasi tersendiri karena ia merupakan alumni MAN 1 Yogyakarta yang kini aktif bertugas sebagai Hakim Yustisial di lingkungan Badan Strategi Kebijakan, Pendidikan, dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung Republik Indonesia (BSDK MA RI).

Di hadapan para peserta, Syihabuddin menceritakan perjalanan hidupnya yang berawal dari keluarga sederhana. Ia menggambarkan dirinya sebagai “anak kampung dengan sejuta cita-cita” yang tidak memiliki keistimewaan selain kemauan untuk terus belajar dan bekerja keras.
“Tidak ada yang istimewa dari saya. Saya hanya berusaha disiplin terhadap waktu, semangat belajar, mau melakukan apa saja selama itu baik, serta hormat dan patuh kepada guru,” ungkapnya.

Saat menjadi murid, Syihabuddin tidak hanya menekuni kegiatan akademik, tetapi juga aktif berorganisasi. Menurutnya, madrasah menyediakan banyak kesempatan bagi murid untuk berkembang melalui pembelajaran, organisasi, pertemanan, serta bimbingan guru-guru yang menginspirasi.

Ia menegaskan bahwa mimpi memiliki peranan penting dalam menentukan arah kehidupan. Namun, mimpi tidak akan berarti tanpa kebiasaan yang mendukung pencapaiannya.
“Yang menentukan masa depan bukan orang tua, guru, ataupun teman, tetapi kebiasaan yang kita lakukan setiap hari,” ujarnya.

Syihabuddin juga membagikan pelajaran terbesar yang diperolehnya selama meniti karier sebagai hakim. Menurutnya, terdapat tiga nilai yang tidak boleh hilang dari diri seseorang, yaitu integritas, kejujuran, dan tanggung jawab.

Ia menjelaskan, integritas merupakan kesatuan yang utuh antara nilai, perkataan, dan tindakan sehingga memancarkan kewibawaan serta kejujuran. Orang yang berintegritas akan bertindak sesuai dengan ucapannya, tampil apa adanya, konsisten terhadap prinsip yang diyakini, dan menjalani kehidupan sesuai dengan nilai-nilai kebenaran.

Sikap tersebut dapat dibangun sejak masih berada di bangku madrasah dengan membiasakan diri bersikap jujur dalam berbagai situasi, menepati janji, menaati aturan, menghormati norma sosial, serta menjadi teladan dalam perilaku dan etika.

Dalam dunia kerja, lanjut Syihabuddin, integritas terlihat dari sikap bertanggung jawab, transparan, objektif, konsisten, dan setia terhadap profesi. Seseorang juga harus memiliki komitmen serta dapat dipercaya oleh orang lain.
“Jadilah pribadi yang dapat dipercaya karena kepercayaan adalah aset yang paling berharga,” pesannya.

Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa kehadiran alumni dalam kegiatan MATAMUDA dapat memberikan gambaran nyata kepada murid baru mengenai proses meraih cita-cita.
“Perjalanan Pak Syihabuddin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih keberhasilan. Kami berharap para peserta MATAMUDA dapat meneladani semangat belajar, kedisiplinan, keberanian bermimpi, dan terutama integritas yang beliau jaga hingga berada pada posisi saat ini,” tutur Edi.

Melalui talkshow tersebut, para peserta MATAMUDA diharapkan tidak hanya termotivasi untuk meraih prestasi, tetapi juga mampu membangun kebiasaan baik sejak hari pertama menempuh pendidikan di MAN 1 Yogyakarta. Sebab, keberhasilan bukan sekadar tentang seberapa tinggi seseorang melangkah, tetapi juga tentang seberapa teguh ia menjaga nilai-nilai kebenaran dalam setiap langkahnya. (dee)


Bagikan Artikel :


Berita Yang Lain

Kuatkan Spiritualitas Warga Madrasah, MAN 1 Yogyakarta Selenggarakan Mujahadah Bersama di Masjid Al-Hakim
21 Jul 2026, 07:06

MASTASIA 2026 Resmi Dibuka: Menapaki Jejak Santri Berilmu, Berakhlak, dan Berprestasi di MAN PK MAN 1 Yogyakarta
21 Jul 2026, 07:04

MAN 1 Yogyakarta Deklarasikan Pelajar Santun dan Cinta Damai
20 Jul 2026, 10:16

Dari Cita-cita Dokter Gigi ke Ilmu Komunikasi: Kisah Gasha Aradea Sasangka, Anak MAN 1 Yogyakarta yang Tak Pernah Menyerah
20 Jul 2026, 08:25

Alumni MAN 1 Yogyakarta yang Kini Menjadi Hakim Ajak Murid Baru Menjaga Integritas
20 Jul 2026, 08:20

Translate this website: