Yogyakarta (MAN 1 Yogya) - Persaingan ketat mewarnai penutupan pendaftaran Program Kelas Internasional di MAN 1 Yogyakarta, Selasa (9/4/2026). Sebanyak 123 pendaftar tercatat mengikuti seleksi tahap awal untuk memperebutkan 30 kursi yang tersedia.
Seluruh berkas yang telah dikumpulkan kini memasuki tahap verifikasi oleh tim khusus. Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada Jumat, 10 April 2026 siang. Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni tes berbasis komputer (computer based test/CBT) dan wawancara.
Minat tinggi terhadap program ini tercermin dari latar belakang para pendaftar. Tidak sedikit di antaranya berasal dari sekolah dengan sistem pembelajaran bilingual hingga kurikulum Cambridge. Hal ini menunjukkan meningkatnya daya tarik program internasional yang ditawarkan madrasah.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag, S.Pd, M.Pd, menilai fenomena tersebut sebagai sinyal positif. “Ini membuktikan bahwa MAN 1 Yogyakarta tahun ini sudah bisa melebarkan sayapnya,” tandasnya. Ia menambahkan, keberagaman latar belakang pendaftar menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menghadirkan lingkungan belajar yang kompetitif dan berstandar global.

Di antara ratusan pendaftar, terdapat calon murid dengan capaian akademik menonjol. Salah satunya memiliki skor TOEFL ITP 617. Ia mengaku mantap memilih MAN 1 Yogyakarta karena keberadaan Program Kelas Internasional yang telah lama diidamkan.
“Program ini yang saya tunggu-tunggu. Saya ingin mendapatkan pengalaman belajar yang lebih luas dan berstandar internasional,” ujarnya.
Program Kelas Internasional MAN 1 Yogyakarta dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan global, dengan penekanan pada penguasaan bahasa asing, wawasan lintas budaya, serta kesiapan melanjutkan studi ke jenjang internasional.
Dengan jumlah peminat yang melampaui kuota, seleksi tahun ini diperkirakan berlangsung kompetitif. Bagi para pendaftar, tahap verifikasi menjadi pintu awal menuju proses seleksi yang lebih ketat sekaligus penentu langkah menuju kelas internasional yang kian diminati. (dee)